Beranda / Nasional Dan Internasional / Kementerian Komdigi Menarik Bukti Video Kekerasan Terhadap Kakek Penjual Cermin

Kementerian Komdigi Menarik Bukti Video Kekerasan Terhadap Kakek Penjual Cermin

Jakarta,REDAKSI17.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Menkomdigi Meutya Hafid mendadak panen kritik tajam di media sosial usai beredarnya kabar penarikan (takedown) video penganiayaan brutal yang menewaskan Bambang Setiawan (59), kakek penjual cermin warga Pejompongan. Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan permukiman warga pasca-aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026) malam hingga Jumat dini hari.

Selain menewaskan Bambang yang diinjak dan dipukuli dengan kayu oleh sekelompok pria berkaos hitam, penyerangan yang merangsek ke gang permukiman tersebut juga menyebabkan Fathur, seorang siswa kelas 12 MA Jamiait Kheir, diseret dan mengalami luka-luka. Dugaan warga di lapangan mengarah pada oknum Ormas GRIB Jaya, meskipun pimpinan ormas tersebut telah melayangkan bantahan resmi.

Penarikan bukti video kekerasan tersebut memicu kemarahan warganet di platform X dan Threads yang menilai langkah Komdigi mencederai nilai kemanusiaan dan menutup-nutupi kejahatan. Meski demikian, sebagian netizen memberi sudut pandang berbeda, menduga penghapusan video dilakukan secara otomatis oleh sistem platform (seperti Meta) lantaran melanggar kebijakan konten kekerasan ekstrem (gore), sekaligus demi menjaga psikologis keluarga korban agar tidak mengalami trauma mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *