Pergerakan saham GRPH juga tidak kalah signifikan. Dalam lima hari perdagangan, saham GRPH naik 37,5% atau 36 poin menjadi Rp132 per saham.
Dalam sebulan terakhir, saham GRPH telah melesat 116,3%. Sedangkan sejak awal tahun, saham tersebut telah menguat 120%.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, mengatakan penghentian sementara perdagangan dilakukan sebagai langkah cooling down sekaligus untuk memberikan perlindungan kepada investor.
“Perdagangan saham SINI dan GRPH telah dihentikan sementara di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” ujar Endra dalam keterangan resmi BEI, Selasa (8/9/2026).
Menurut dia, suspensi tersebut diharapkan memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya secara matang dengan memperhatikan informasi yang tersedia.
“Penghentian sementara ini dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan setiap keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia,” jelas Endra.
BEI juga mengingatkan investor dan pihak berkepentingan lainnya untuk mencermati seluruh keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan terkait saham SINI maupun GRPH.





