Harga jual tersebut berada 27 poin atau 22,88% di atas harga penutupan saham BAPA pada Selasa (22/9/2026) di level Rp118.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Belvin di BAPA menjadi nihil. Belvin mengatakan penjualan saham dilakukan karena membutuhkan modal sekaligus untuk merealisasikan cut loss.
“Transaksi karena butuh modal dan karenanya cut loss,” tegas Belvin.
Saham BAPA Tertekan
Pada perdagangan Selasa (22/9/2026), saham BAPA ditutup melemah 5,60% atau 7 poin ke level Rp118. Dalam sebulan terakhir, saham BAPA turun 17,48% atau 25 poin dari posisi Rp143 pada 24 Agustus 2026.
Namun, dalam enam bulan terakhir, kinerja saham BAPA masih mencatatkan kenaikan 59,46% atau 44 poin dari level Rp74 pada 25 Maret 2026.





