
Bantul,REDAKSI17.COM – Lembaga Orang Tua Asuh (L-OTA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan dana pendidikan kepada 107 siswa anak asuh di Bantul. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh perwakilan siswa yang hadir pada Selasa (29/09) di Aula Gedung Pemda I, Kompleks Pemda II Manding, Trirenggo, Bantul.
Total bantuan yang disalurkan senilai Rp 28.920.000 yang diberikan kepada 107 pelajar, terdiri dari 80 siswa SD/MI serta 27 siswa SMP/MTs di Kabupaten Bantul. Dana tersebut berasal dari bantuan para mitra donatur yang bekerja sama dengan L-OTA DIY yakni, Bank BPD DIY, PT Madubaru PG-PS Madukismo, Pamella Supermarket, PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Lembaga Bimbel Neutron, dan Manna Kampus.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bantul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hermawan Setiaji mengapresiasi langkah suportif L-OTA DIY berserta para mitra dalam mendukung sektor pendidikan. Program ini, dipandang Herman, sebagai sebuah gerakan yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, untuk dapat berperan langsung menjadi Orang Tua Asuh bagi mereka yang membutuhkan.
“Sebenarnya setiap dari kita yang mampu, apakah itu ASN, apakah pengusaha, apakah siapapun, itu bisa menjadi Orang Tua Asuh bagi saudara-saudara yang terdekat yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara tetangga yang membutuhkan. Saya kira ini inspirasi yang bagus,” tegas Hermawan.

Hermawan menambahkan, kesulitan akses akan informasi menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi para siswa yang membutuhkan, sehingga seluruh siswa yang membutuhkan tidak bisa dijangkau secara merata oleh program tersebut. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat yang mampu dapat turut membantu dan berkontribusi langsung dalam menggandeng saudara-saudara yang membutuhkan.
“Dan menjadi Orang Tua Asuh itu tidak harus menggabung di L-OTA, tetapi secara mandiri juga bisa, langsung mendampingi juga bisa. Dengan kesadaran bahwa saudara-saudara kita yang minim akses itu perlu dibantu, bukan hanya sekedar uang saja, tetapi akses-akses untuk membantu mencarikan jalan masa depan mereka itu sebenarnya banyak” jelasnya.

Hermawan berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk berperan langsung dalam merangkul saudara-saudara kita yang membutuhkan. “Kemudian yang terakhir, saya harap kegiatan seperti ini dapat membuka ruang untuk saudara-saudara kita yang memang membutuhkan pendampingan. L-OTA, pengusaha dan kita semua bisa saling membantu,” tutupnya.
Humas Pemda DIY



