Home / Daerah / Bupati Gunungkidul Gelar Buka Puasa Bersama di Lapas Perempuan Yogyakarta: Pesan Kemanusiaan dan Harapan Baru

Bupati Gunungkidul Gelar Buka Puasa Bersama di Lapas Perempuan Yogyakarta: Pesan Kemanusiaan dan Harapan Baru

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas 2B Yogyakarta saat Bupati Gunungkidul beserta jajaran jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul hadir untuk melaksanakan kegiatan buka puasa bersama warga binaan, Jumat, (6/3/2026). Acara ini menjadi momentum tahunan di bulan Ramadan bagi pemerintah daerah untuk berbagi kasih dan mempererat tali silaturahmi.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa kehadirannya sore itu bukan semata-mata menjalankan tugas sebagai kepala daerah, melainkan hadir sebagai sosok ibu dan saudara bagi para warga binaan.

Ia memberikan penguatan moral dengan menyatakan bahwa setiap manusia pasti pernah menghadapi masa sulit dan ujian hidup.

“Percayalah bahwa setiap pintu yang tertutup hari ini adalah persiapan untuk pintu-pintu kesempatan yang lebih besar di masa depan,” ujar Bupati di hadapan para warga binaan. Ia juga mengajak seluruh hadirin, termasuk para pejabat yang hadir, untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi diri agar selalu berhati-hati dalam bertindak.

“Mengutip pesan dari buku Sarinah karya Bung Karno, Kita diingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status atau keadaan lahiriah, melainkan oleh kebesaran budi pekertinya.” pesan Bupati

Ia mendorong para warga binaan untuk terus belajar dan mengasah potensi selama masa pembinaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai “tiang penyangga keluarga dan negara” yang kokoh.

Sebagai bentuk nyata dari hasil pembinaan, para warga binaan menyerahkan cindramata hasil karya kreativitas mereka sendiri kepada Bupati. Bupati menyampaikan rasa bangganya atas kreativitas tersebut dan berharap keterampilan itu menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke keluarga nanti.

Kepala Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, Mardiati Ningsih, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Ia melaporkan bahwa saat ini Lapas tersebut menampung 241 warga binaan, yang terdiri dari 200 orang Muslim dan 41 non-Muslim, termasuk satu bayi laki-laki. Baru-baru ini, Lapas juga menerima tambahan 11 warga binaan pindahan dari Tangerang.

“Kehadiran Ibu Bupati dan para tamu undangan menjadi pesan penting bahwa proses pembinaan bukan hanya tanggung jawab Lapas semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian dari semua pihak,” ungkap Kalapas.

Acara yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ini ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Nur Kholidin sebagai pengantar menuju waktu berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan mendapatkan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani masa ujian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *