Home / Daerah / DIY-Jateng Proyeksikan Diri Jadi Tuan Rumah PON XXIII/2032

DIY-Jateng Proyeksikan Diri Jadi Tuan Rumah PON XXIII/2032

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY bersama KONI Jawa Tengah tengah melakukan persiapan guna mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON XXIII pada tahun 2032. Dengan segala sumber daya yang ada, DIY-Jateng memproyeksikan diri layak menjadi tuan rumah ajang bergengsi olahraga di Indonesia ini.

Pertemuan kedua pengurus organisasi ini dilakukan pada Sabtu (07/03) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. KONI DIY maupun KONI Jateng sepakat untuk bersama menyiapkan segala sesuatunya sebagai syarat pengajuan untuk menjadi tuan rumah PON.

“Kalau bisa, penyelenggaraan PON itu memang lebih baik keroyokan, misalnya 3-4 provinsi jadi tuan rumah sekali penyelenggaraan PON. Selain lebih efektif, jadinya tidak ngongso, yang ujung-ujungnya mubazir karena fasilitas yang jarang digunakan lagi setelah PON selesai,” ungkap Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X.

Sri Paduka, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur DIY ini pun menuturkan, penyelenggaraan PON Aceh-Sumut dapat menjadi contoh. Dengan diselenggarakan oleh lebih banyak provinsi, kemaslahatan diadakannya PON pun dapat lebih luas.

“Daerah yang menjadi tuan rumah juga tidak perlu memaksakan diri. Kerjasama bisa dilakukan untuk saling berbagi,” imbuh Sri Paduka.

Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, Jateng maupun DIY telah mampu memenuhi syarat kepemilikan venue atau lokasi pertandingan. Selain menjadi nilai lebih untuk Jateng dan DIY dalam pengusulan tuan rumah PON XXIII, hal ini tentu juga menguntungkan pusat karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembangunan venue baru.

Venue jadi kekuatan kita karena kalaupun di-upgrade, tidak seberapa, karena memang tidak ada venue yang mangkrak selama ini. Apalagi kita tahu, untuk PON NTB-NTT saja, pusat sudah menegaskan tidak akan mengeluarkan biaya pembangunan venue, jadi kita prediksi kebijakan ini masih akan ada di 2032,” paparnya.

Keuntungan Jateng-DIY jadi tuan rumah PON juga masih banyak. Menurut Sujarwanto, dari segi akses, kedua daerah ini semakin mudah dijangkau. Dan jika harus bolak balik DIY-Jateng, dengan adanya jalan tol, sudah relatif lebih mudah dan nyaman.

“Kita kalau digabung punya tiga bandara internasional. Soal hotel pun cukup banyak dan pasti bisa menampung. Dengan jadi tuan rumah PON nanti, saya yakin dampak ekonominya juga besar bagi Jateng maupun DIY,” imbuhnya.

HUMAS DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *