Pakualaman,REDAKSI17.COM-Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menghadiri kegiatan Jagongan Kelurahan Purwokinanti yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY.

Kegiatan tersebut digelar di Griya Dhahar RB pada Jumat (7/3/2025) dan menjadi ruang dialog antara pemerintah dengan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan di tingkat kelurahan.

Acara Jagongan Kelurahan ini dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga. Forum ini dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta usulan pembangunan dari masyarakat secara langsung kepada para pengambil kebijakan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY, KPH Yudanegara menjelaskan bahwa Jagongan Kelurahan merupakan forum strategis yang dirancang sebagai ruang mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini sengaja mempertemukan para pemangku kebijakan dengan masyarakat secara langsung agar setiap permasalahan yang disampaikan tidak berhenti pada diskusi semata.

“Jagongan Kelurahan ini menjadi ruang diakusi. Semua yang hadir di sini adalah para pengambil kebijakan sehingga setiap permasalahan yang muncul tidak berhenti pada diskusi, tetapi segera ditindaklanjuti secara konkret dan terukur,” ujarnya.

Dalam forum dialog tersebut, masyarakat Kelurahan Purwokinanti memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan terkait kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah mereka.

Salah satu aspirasi disampaikan oleh Pinituwa Purwokinanti, Bambang Riyanto. Ia menyampaikan beberapa usulan terkait perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Purwokinanti.

Menurutnya, terdapat sejumlah ruas jalan yang kondisinya kurang baik dan berlubang sehingga perlu segera dilakukan perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Beberapa ruas jalan di wilayah Purwokinanti masih ada yang berlubang sehingga kami berharap dapat diperhalus atau diperbaiki agar lebih nyaman dan aman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain perbaikan jalan, Bambang juga mengusulkan agar di wilayah Purwokinanti ditambah ruang terbuka hijau publik (RTHP) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial maupun rekreasi.

Ia menilai keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting sebagai ruang interaksi warga sekaligus untuk meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan permukiman.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat menghadiri kegiatan Jagongan Kelurahan Purwokinanti 

“Kalau memungkinkan, kami juga berharap ada tambahan ruang terbuka hijau publik di Purwokinanti agar masyarakat memiliki tempat untuk berkegiatan bersama,” tambahnya.

Selain itu, dalam forum tersebut juga muncul aspirasi dari warga terkait sistem pembayaran honorarium bagi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Selama ini honorarium tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali, namun warga mengusulkan agar pembayaran dapat dilakukan setiap bulan.

Usulan tersebut disampaikan dengan pertimbangan agar para pengurus RT dan RW dapat lebih mudah mengelola kebutuhan operasional serta mendukung kelancaran kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara langsung melalui forum Jagongan Kelurahan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan warga, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak seperti perbaikan infrastruktur jalan.

Hasto mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta untuk melakukan perbaikan jalan di kawasan Kelurahan Purwokinanti.

“Kami akan segera meminta Dinas PUPKP untuk menindaklanjuti perbaikan jalan-jalan yang ada di wilayah Purwokinanti, khususnya yang kondisinya berlubang agar segera diperhalus,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah rambu-rambu lalu lintas di beberapa titik guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menata lalu lintas di kawasan tersebut

Terkait usulan pembayaran honorarium RT dan RW setiap bulan, Hasto juga merespons positif aspirasi tersebut. Ia menyampaikan telah meminta Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Yogyakarta untuk segera menindaklanjuti usulan tersebut agar dapat dikaji dan diimplementasikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Menurut Hasto, peran RT dan RW sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Yogyakarra akan terus berupaya memberikan dukungan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal.

Ia juga menegaskan bahwa forum seperti Jagongan Kelurahan merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui forum seperti ini, kita bisa mendengar langsung aspirasi masyarakat dan segera mencari solusi bersama. Harapannya setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya.