KGPH Panembahan Agung Tedjowulan
Solo,REDAKSI17.COM – PB XIV Mangkubumi dan PB XIV Purbaya diajak ngantor bareng di dalam kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat oleh KGPH Panembahan Agung Tedjowulan.
“Kami akan panggil lagi kedua belah pihak, Gusti Hangabehi maupun Gusti Purboyo yang keduanya sama-sama memiliki kepentingan untuk masa depan Keraton,” ujar Juru bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kanjeng Pakoenegoro, saat ditemui di Keraton Solo, Selasa (10/3).
Tedjowulan berharap PB XIV Mangkubumi dan PB XIV Purbaya bisa berkantor dalam satu atap. Harapannya ada sinergi antara semua pihak demi kemajuan Keraton Solo.
“Sebenarnya semua pihak kami harapkan bisa sinergi ya, bisa berkantor bersama untuk kemajuan dan pengembangan Keraton. Harapannya tidak perlu dibuatkan kantor lagi (terpisah), satu ruangan besar agar bisa koordinasi dan komunikasi,” jelasnya.
Di sisi lain, Pakoenegoro mengungkapkan aktivitas Tedjowulan berkantor di Keraton Solo ini sebenarnya sudah direncanakan sejak Juni lalu. Namun baru intens dilakukan kembali belakangan ini.
“Panembahan Agung sebagai pelaksana perlindungan, pengembangan, dan atau pemanfaatan kawasan cagar budaya Keraton Surakarta Hadiningrat sudah mulai berkantor dari beberapa hari yang lalu,” kata Pakoenegoro.
“Sudah ada perlengkapannya, sudah ada kegiatannya sebenarnya. Tapi beberapa waktu yang lalu kita baru bisa masuk lagi, bisa berkantor lagi dan sudah berkegiatan,” imbuhnya.
Pakoenegoro menjelaskan lokasi kantor yang digunakan merupakan bangunan bersejarah yang memiliki nilai historis tinggi. Ia mengatakan kantor Tedjowulan sebelumnya merupakan kantor dari Paku Buwono XI.
“Ruangan yang digunakan adalah kantor peninggalan Raja Solo terdahulu. Sisi Utara Sasana Sewaka, itu terletak di area inti keraton, tepatnya di bagian lorong bersebelahan dengan Kamar Nyonya. Lokasi kantor berada di sebelah timur Kamar Nyonya dan berdekatan dengan kantor Pengageng Sasana Wilapa,” ucapnya.





