
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul secara resmi melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Handayani untuk masa jabatan 2026–2031. Acara pengambilan sumpah dan pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Handayani, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, (25/6/2026), sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kebutuhan dasar masyarakat.
Berdasarkan Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 188/KPTS/2026 dan 189/KPTS/2026, Bupati menetapkan Sustiyo Aribowo, S.E. sebagai Direktur Utama dan Michael Gusna Virda Paksa, S.T., M.M. sebagai Direktur Teknik. Keduanya akan mengemban amanah memimpin perusahaan daerah tersebut terhitung sejak tanggal pelantikan hingga 24 Juli 2031.

Proses seleksi para direksi ini dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna menghasilkan pemimpin yang memiliki kompetensi teknis serta manajerial yang mumpuni. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penyerahan amanah besar untuk mengembangkan perusahaan yang memiliki peran vital dalam penyediaan air minum bagi warga Gunungkidul.
Dalam sambutannya, Bupati menggarisbawahi bahwa tugas berat telah menanti direksi baru, terutama terkait mitigasi bencana hidrometeorologi atau kekeringan yang rutin melanda wilayah tersebut. Tantangan nyata terlihat di wilayah Purwosari, di mana upaya pengeboran seringkali hanya menghasilkan air payau.
“Tadi pagi kita sudah melaksanakan apel kesiapsiagaan menanggulangi kekeringan. Ini bagian dari tugas berat PDAM untuk berpikir ke depan bagaimana mengatasi problem krisis air untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian,” ujar Bupati. Ia juga mendorong direksi untuk proaktif menggandeng institusi pendidikan, seperti UPN, guna menerapkan teknologi geologi yang tepat dalam menemukan sumber air tawar di titik-titik sulit.
Bupati memberikan empat poin instruksi utama kepada direksi yang baru dilantik untuk segera diimplementasikan yakni Prioritas Pelayanan Pelanggan dengan menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai aset utama dengan meningkatkan kualitas layanan secara konsisten.
“Kedepan, sebagai upaya dukungan di Sektor Pariwisata untuk mempercepat pengembangan jaringan air minum di kawasan strategis pariwisata, khususnya koridor Pantai Baron hingga Pantai Sepanjang, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.” pesan Bupati Endah.
Bupati juga berpesan untuk mengambil langkah terukur untuk menekan tingkat kehilangan air (non-revenue water) melalui perbaikan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi tepat guna serta mengoptimalkan media sosial dan kanal digital sebagai sarana pelayanan publik yang responsif, informatif, dan edukatif.
Selain aspek teknis, Bupati mengingatkan agar Perumda Air Minum Tirta Handayani menjaga keseimbangan antara aspek bisnis dan fungsi pelayanan publik. Endah menekankan pentingnya inovasi, seperti potensi pemanfaatan air bawah tanah sebagai sumber energi listrik untuk penerangan irigasi, serta pentingnya diplomasi anggaran untuk penyertaan modal guna pembenahan infrastruktur kantor dan jaringan.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dewan Pengawas yang telah menjaga operasional perusahaan selama masa transisi kepemimpinan. Menutup arahannya, Bupati mengutip pesan Bung Karno agar bangsa (dan organisasi) berani mengambil nasib di tangan sendiri untuk bisa berdiri kokoh, sembari mendorong jajaran PDAM untuk membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan disiplin.


