Home / Daerah / Duka Mendalam di Gunungkidul: Bupati dan Jajaran Takziah ke Keluarga Siswa Korban Kecelakaan Truk

Duka Mendalam di Gunungkidul: Bupati dan Jajaran Takziah ke Keluarga Siswa Korban Kecelakaan Truk

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan respon cepat dan terintegrasi atas musibah tragis yang menimpa Arsya, seorang siswa yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Selain menyampaikan belasungkawa, pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkomitmen untuk melakukan renovasi total terhadap rumah tinggal keluarga korban yang dinilai tidak layak huni.

Kronologi Kejadian Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Kamis, 23 April 2026. Korban, Arsya, mengalami luka serius setelah tertimpa besi yang dibawa oleh sebuah truk. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.00 WIB di RSUD Wonosari.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih didampingi jajaran Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Baznas, serta Direktur Bank BDG, melakukan kunjungan langsung (takziah) ke rumah duka, Jumat, (24/4/2026).

Langkah ini bermula dari penelusuran (tracing) yang dilakukan Dinas Pendidikan terhadap identitas siswa tersebut, yang kemudian mengungkap kondisi memprihatinkan tempat tinggal keluarga korban.

Bupati menyatakan bahwa kondisi rumah keluarga Heri dan Yuni selaku orang tua Arsya saat ini jauh dari standar kesehatan, “Putra yang kedua itu masih 1,5 tahun dan sangat kurang memadai jika tempat tinggalnya untuk pengasuhan anak. Ini bisa menyebabkan kesehatannya terganggu dan perkembangannya juga terganggu (stunting),” ujar Bupati dalam keterangannya.

Rencana Renovasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Melalui dana zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihimpun oleh Baznas Kabupaten Gunungkidul, pemerintah akan membangun kembali rumah tersebut agar layak huni dan sehat bagi tumbuh kembang anak. Selain perbaikan fisik bangunan, Bupati juga merencanakan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban.Mengingat pekerjaan Heri yang tidak menentu (serabutan), pemerintah berencana memanfaatkan lahan sisa di sekitar rumah untuk kegiatan produktif seperti peternakan ayam skala kecil.

Hal ini diharapkan dapat menjadi sumber penghidupan tambahan bagi keluarga untuk meningkatkan derajat kehidupan mereka.

Bupati juga menutup kunjungannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyisihkan sedikit harta melalui zakat untuk membantu warga yang membutuhkan, sehingga jaring pengaman sosial di Gunungkidul dapat terus diperkuat.

Apresiasi dari Pihak Keluarga

Rumianti, perwakilan kerabat keluarga korban, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas empati dan bantuan nyata dari berbagai pihak di Kabupaten Gunungkidul.

“Kami menghaturkan banyak terima kasih kepada Ibu Bupati, Dinas Sosial, Baznas, Dinas Pendidikan, dan semua pihak yang sudah hadir menunjukkan empati yang luar biasa,” ungkap Rumianti.

Ia menambahkan bahwa bantuan material dan rencana pembangunan rumah tersebut sangat bermanfaat bagi keluarga yang sedang berduka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *