Home / Daerah / Semangat Gotong Royong Warga Semugih: Bangun Infrastruktur Desa Melalui Sinergi Swadaya dan Pemerintah

Semangat Gotong Royong Warga Semugih: Bangun Infrastruktur Desa Melalui Sinergi Swadaya dan Pemerintah

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme luar biasa warga Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, dalam menjaga budaya gotong royong, Jumat, (24/4/2026). Kegiatan pembangunan yang melibatkan masyarakat dan jajaran pemerintah ini difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar di tingkat dusun.

Lurah Semugih, Suyata, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program gotong royong kali ini difokuskan pada dua lokasi strategis. Titik pertama berada di Dusun Bendorubuh untuk pembangunan talud akses menuju masjid dan sarana pendidikan. Sementara titik kedua terletak di Dusun Baran Wetan yang difokuskan pada pembangunan saluran air.

“Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah kemandirian warga Dusun Baran Wetan yang berhasil mengumpulkan donasi swadaya lebih dari Rp10 juta untuk pengembangan proyek saluran air tersebut.” ungkap Lurah Semugih.

Selain materi, warga juga secara aktif menyumbangkan tenaga, pikiran, hingga konsumsi sederhana bagi mereka yang bekerja bakti.

Visi Pembangunan 2027: Akses Pendidikan dan Keamanan
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kalurahan Semugih juga mengajukan usulan strategis untuk program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) pada tahun 2027. Lurah Suyata berharap program tersebut dapat merealisasikan pembangunan jalan cor blok sebagai jalur alternatif menuju fasilitas publik penting, yaitu, Polsek Rongkop, SD Kerdoniri, dan SMA 1 Rongkop.

“Kami sangat menantikan program TMMD 2027 ini cair, karena tanggung jawab kami untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan warga sangatlah besar,” ujar Suyata.

Pembangunan Dimulai dari Dusun
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan bahwa semangat “sayuk rukun” dan “gugur gunung” ini adalah jati diri masyarakat Yogyakarta yang harus terus dipertahankan.

Menurutnya, kekuatan gotong royong menjadi kunci di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah yang saat ini banyak dialokasikan untuk program nasional seperti makan bergizi gratis dan pembangunan sarana prasarana penunjang lainnya.

“Pembangunan Kabupaten Gunungkidul harus dimulai dari level dusun. Hal ini dikarenakan masyarakat dusun merupakan penggerak utama sektor pertanian dan ekonomi lokal.” kata Bupati Endah.

Pemerintah daerah berjanji akan terus mendukung melalui bantuan anggaran infrastruktur, bantuan alat pertanian, bibit, hingga irigasi demi kemajuan warga desa.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, Panewu Kapanewon Rongkop, perwakilan TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *