Jakarta,REDAKSI17.COM – Pejabat Gubernur Sementara (Pgs) Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyebut siklus ekonomi domestik masih belum optimal. Hal tersebut ia ungkap dalam uji kelayakan Calon Gubernur BI bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Destry mengatakan, banyak sektor yang bisa diakselerasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya mendorong optimalisasi fungsi intermediasi perbankan nasional, yang saat ini terdapat undisbursed loan sebesar Rp 2.548 atau sekitar 21% dari plafon.
“Siklus ekonomi kita saat ini masih berada di bawah tingkat optimalnya. Pertumbuhan kredit masih dapat terus didorong, mengoptimalkan undisbursed loan yang saat ini mencapai Rp 2.548 triliun atau sekitar 21% dari plafon dan upaya penguatan daya beri masyarakat,” ungkap Destry dalam Fit and Proper Test Calon Gubernur BI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Selain itu, Destry menilai terdapat ruang untuk mendorong kredit UMKM. Segmen ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, menjaga stabilitas ekonomi saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Ke depan, ia akan mendorong bauran kebijakan BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Bank Indonesia juga perlu terus memperkuat bauran kebijakan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini tentunya perlu juga diikuti oleh mandat dan tanggung jawab yang semakin besar sehingga menuntut kapasitas kelembagaan yang semakin kuat dan adaptif,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Destry Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur BI yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres). Saat ini, ia diketahui menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.





