“Kita dengan suka cita ingin mendengarkan pidato kenegaraan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam momen yang spesial menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Saya rasa beliau akan menyampaikan hal-hal yang penting, mendasar, strategis, filosofis untuk kita semuanya,” kata AHY kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut AHY, Partai Demokrat akan mencermati setiap arahan yang disampaikan Presiden sebagai pedoman dalam menjalankan fungsi politik di parlemen.
“Kita dengarkan dengan baik-baik tentunya apa yang menjadi arahan bagi kami, Partai Demokrat. Tentunya akan kita kawal pemerintahan, termasuk juga melalui perjuangan di parlemen,” ujarnya.
Ia menegaskan, Partai Demokrat akan terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah dengan tetap berfokus pada kepentingan masyarakat.
“Yang jelas Partai Demokrat ingin selalu memperjuangkan yang terbaik untuk masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan kesejahteraan, hukum dan penegakan keadilan, serta menjaga demokrasi. Saya rasa itu yang menjadi kekuatan perjuangan kami,” katanya.
Pidato kenegaraan Presiden Prabowo menjadi salah satu agenda utama dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. Pada hari yang sama, Presiden juga dijadwalkan menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan kepada DPR RI, yang akan menjadi dasar arah kebijakan fiskal pemerintah pada tahun depan.





