Beranda / Politik / Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap dirinya telah resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. (Foto:dok. PSI)

Jakarta,REDAKSI17.COM — Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perlu meyakini potensinya untuk berkembang menjadi partai besar.
Menurutnya, keberadaan PSI sebagai partai baru tidak lantas membuat partai berlambang gajah tersebut tidak diperhitungkan.

Ia bahkan menyebut sudah ada pihak yang merasa khawatir terhadap perkembangan PSI.

“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi di Rakorda DPD PSI Kota Bandung, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (28/9).

Jokowi meminta kader memiliki keyakinan PSI akan berkembang menjadi partai besar.

“Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru, tapi juga hati-hati. Meskipun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar,” katanya.

Jokowi juga menyinggung parliamentary threshold atau ambang batas parlemen. Ia meminta kader PSI tidak menjadikannya sebagai alasan untuk khawatir.

Jokiwi mengatakan berapa pun besaran ambang batas parlemen yang ditetapkan, fokus utama PSI harus tetap pada kerja organisasi.

“Oleh sebab itu saya sampaikan, mau parliamentary threshold 5 persen, oke, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 6 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 7 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 8 persen, nggak masalah,” tegasnya.

Menurut Jokowi, hal terpenting adalah kerja keras kader serta keberadaan struktur partai yang aktif. Ia menekankan struktur PSI harus benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat.

“Asal, as long as, asalkan saudara-saudara bekerja keras untuk partai, strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja,” kata Jokowi.

Jokowi pun meminta seluruh kader PSI memiliki keyakinan terhadap target partai. Ia mengatakan target PSI tidak seharusnya berhenti pada sekadar memperoleh kursi di parlemen.

“Kita harus meyakini itu, kita harus meyakini itu. Target kita bukan hanya masuk Senayan, bukan hanya masuk Senayan,” kata Jokowi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana mengatakan bergabungnya Jokowi ke PSI akan membuat pihaknya optimis di Pemilu 2029.

“Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang,” kata Endang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *