Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat menghadiri kegiatan Syawalan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026 yang digelar di Omah Penthol, Sabtu (18/4/2026). Kehadiran Kapolres menjadi bentuk dukungan Polri terhadap peran strategis generasi muda dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, Wakil Ketua II DPRD Kulon Progo Suharto, Kepala Kementerian Agama Kulon Progo Wahib Jamil, Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo Joko Mursito, Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY GKR Bendara, Ketua Karang Taruna DIY GKR Hayu, serta jajaran pengurus Karang Taruna dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua pelaksana kegiatan, Tamyus Rochman, menyampaikan bahwa Syawalan yang digelar di Kulon Progo ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antaranggota Karang Taruna. Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan talk show yang menghadirkan Wakil Bupati sebagai narasumber guna memberikan motivasi dan pembekalan kepada para pengurus.
Ketua Karang Taruna DIY GKR Hayu menegaskan bahwa kegiatan Syawalan dan Rakerda menjadi ruang strategis untuk memperkuat silaturahmi serta solidaritas antaranggota.
“Momentum Syawalan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menyatukan kembali semangat pengabdian sosial Karang Taruna bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Karang Taruna Ahmad Bachtiar Sebayang menekankan bahwa Karang Taruna harus dipandang sebagai aset yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial.
“Melalui Rakerda ini, kami berharap program-program yang disusun mampu menghasilkan output dan outcome yang produktif serta berkelanjutan,” ungkapnya.
Kehadiran Kapolres Kulonprogo dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, harmonis, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.



