Beranda / Daerah / Pemda DIY Siap Dukung Pengembangan Budaya Jawa di Kaltim

Pemda DIY Siap Dukung Pengembangan Budaya Jawa di Kaltim

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan siap mendukung upaya Pemprov Kalimantan Timur dalam mengembangkan budaya Jawa. Pengembangan budaya Jawa di Bumi Etam ini rencananya akan direalisasikan seperti program Muhibah Budaya yang selama ini dilakukan Pemda DIY.

Demikian disampaikan Sri Sultan usai menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Senin (13/07). Sri Sultan mengatakan, pengembangan budaya Jawa bersama ini lebih mudah karena sudah ada kesepakatan antara Pemda DIY dan Pemprov Kaltim di bidang kebudayaan.

“Ternyata kami sudah punya MoU dengan Kalimantan Timur, sehingga tinggal menjalankan saja program-programnya. Harapan saya mulai tahun depan (2027) program-program itu sudah bisa berjalan, bisa kita anggarkan. Kita tidak ada masalah, kemarin kita juga dari Sragen, dulu pernah ke Bandung dan Jawa Timur juga, jadi sama saja. Nanti kita bisa muhibah seperti itu,” papar Sri Sultan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji mengatakan, kunjungannya ke DIY kali ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memperkuat pelestarian budaya, khususnya budaya Jawa, melalui kerja sama dengan Pemda DIY. Menurutnya, DIY memiliki pengalaman dan sumber daya di bidang kebudayaan yang mampu menularkannya kepada Kaltim.

“Kami di Kalimantan Timur punya Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang diharapkan dapat menjadi mitra dalam pengembangan program pelestarian budaya Jawa di sana. Dan kenapa budaya Jawa? Karena sekitar 40% penduduk Kalimantan Timur merupakan masyarakat keturunan Jawa, sehingga pelestarian budaya Jawa diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan pengembangan budaya lokal,” paparnya.

Selain bidang kebudayaan, Seno juga mengungkapkan, ia datang juga dalam rangka ingin mempelajari pengelolaan sektor pariwisata di DIY. Menurut Seno, berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru. Dan Pemprov Kaltim melihat sektor pariwisata dapat menjadi sumber yang bisa dikembangkan.

“Kami ingin belajar pengelolaan pariwisata di DIY, kami melihat contoh dari DIY. Harapannya bisa ditularkan untuk kami realisasi di Kalimantan Timur agar kami dapat meningkatkan PAD,” imbuhnya.

HUMAS DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *