YOGYAKARTA,REDAKSI17.COM – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta pada Senin sore (20/4).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Silaturahmi Kebangsaan yang merupakan tradisi PKS untuk memperkuat sinergi antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam membangun narasi kebangsaan.
Kedatangan jajaran pimpinan PKS disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, beserta jajaran pengurus pusat lainnya dalam suasana yang hangat dan produktif hingga menjelang waktu Magrib.
Dalam pertemuan tersebut, Almuzzammil Yusuf menekankan bahwa PKS memandang Muhammadiyah sebagai organisasi senior dalam pengabdian di tanah air. Dengan usia Muhammadiyah yang mencapai 114 tahun (sejak 1912), PKS merasa perlu menyerap banyak ilmu dari kemapanan ormas tersebut.
“Kami ingin belajar dari Muhammadiyah yang usianya 90 tahun lebih awal dari PKS, organisasi yang telah sangat mapan dan konsisten bergerak di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, hingga ekonomi. Alhamdulillah ini menjadi kunjungan yang sangat berharga,” ujar Almuzzammil usai pertemuan.
Selain silaturahmi, diskusi tersebut juga menyentuh isu-isu strategis nasional. PKS mengajak Muhammadiyah agar bersama-sama mengembangkan politik wacana bersama partai-partai islam yang lain untuk membangun narasi berbangsa dan bernegara yang secara harmonis memadukan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
PKS menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap kritik dan saran dari para tokoh bangsa guna memastikan langkah partai tetap selaras dengan kebutuhan rakyat.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak saran dan masukan kebangsaan dari Muhammadiyah. Insyaallah, safari ini akan kami lanjutkan ke ormas-ormas lainnya,” tambah Almuzzammil.
Dalam kunjungan ini, Presiden PKS turut didampingi oleh sejumlah petinggi DPP PKS, antara lain Bendahara Umum, Noerhadi, Ketua Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama, KH. Ali Akhmadi, Kepala KSP, Pipin Sopian, dan Anggota Fraksi PKS DPR RI, Sukamta.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik sinergi yang lebih erat antara elemen politik dan sosial dalam mengawal agenda strategis nasional demi kemajuan Indonesia.


