Beranda / Reportase / Polsek TPTM Intensif Pantau Pertumbuhan Jagung Program Ketahanan Pangan

Polsek TPTM Intensif Pantau Pertumbuhan Jagung Program Ketahanan Pangan

Main Image

Rohil,REDAKSI17.COM –  Personel Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) melaksanakan pemantauan perkembangan tanaman jagung dalam program ketahanan pangan, Minggu (28/6/2026) pagi.

Kegiatan monitoring berlangsung di lahan ketahanan pangan seluas 0,25 hektare yang berada di halaman belakang Polsek TPTM, Kelurahan Melayu Besar Kota, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir.

Pengecekan dilakukan oleh dua personel Polsek TPTM, yakni Aiptu Serita Lase, S.H., dan Aipda Taufik Umar. Keduanya melakukan pengawasan langsung terhadap pertumbuhan tanaman jagung pipil yang dibudidayakan sebagai bagian dari program ketahanan pangan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pertumbuhan tanaman dinilai optimal, dengan kondisi yang sehat dan terawat, sehingga berpotensi memberikan hasil panen yang maksimal.

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Tanah Putih Tanjung Melawan.

“Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal hingga masa panen. Kami ingin program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek TPTM dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian dalam pengelolaan lahan produktif mencerminkan peran aktif institusi Polri dalam mendukung penguatan sektor pangan di daerah.

Ia berharap program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, tetapi juga menjadi contoh konkret pemanfaatan lahan produktif yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini mampu mendorong kesadaran akan pentingnya optimalisasi lahan produktif sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung akan terus dilakukan secara berkala hingga masa panen tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *