Beranda / Nasional Dan Internasional / Puslitbang Polri Gelar Seminar Hasil Penelitian Penanganan Unjuk Rasa untuk Memperkuat Kamtibmas Tahun 2026

Puslitbang Polri Gelar Seminar Hasil Penelitian Penanganan Unjuk Rasa untuk Memperkuat Kamtibmas Tahun 2026

NextUI hero Image

Jakarta Pusat,REDAKSI17.COM – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar Seminar Hasil Penelitian bertajuk “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Peran Polri dalam Penanganan Aksi Unjuk Rasa/Demonstrasi Guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tahun 2026” di Orchardz Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).

Seminar dibuka oleh Kapuslitbang Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Pejabat Utama Puslitbang Polri, perwakilan satuan kerja di lingkungan Mabes Polri, akademisi, peneliti, instansi terkait, serta diikuti secara daring oleh jajaran Polda melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Kapuslitbang Polri menyampaikan bahwa penelitian dilaksanakan pada Maret–Juni 2026 di delapan Polda, yaitu Polda Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku. Penelitian tersebut bertujuan menghasilkan rekomendasi strategis berbasis kajian ilmiah guna mendukung peningkatan kualitas penanganan penyampaian pendapat di muka umum.

Kapuslitbang Polri menegaskan bahwa hasil penelitian diharapkan menjadi masukan dalam penyempurnaan kebijakan, strategi operasional, serta peningkatan profesionalisme personel, sehingga pengamanan aksi unjuk rasa dapat dilaksanakan secara profesional, proporsional, humanis, serta tetap menjamin kebebasan berekspresi masyarakat dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hasil penelitian dipaparkan oleh anggota tim peneliti, Triyono, S.Sos., M.A., yang menyoroti pentingnya penguatan kompetensi personel, dukungan anggaran operasional, sertifikasi personel dan peralatan, serta penyempurnaan regulasi dan standar operasional prosedur agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

Seminar dipandu oleh Dr. Sarah Nuraini Siregar, S.I.P., M.Si., Peneliti BRIN, dengan menghadirkan narasumber dari Baintelkam Polri, Korbrimob Polri, Korsabhara Baharkam Polri, dan Astamaops Kapolri. Para narasumber membahas strategi deteksi dini, pengendalian huru-hara, pengamanan yang humanis, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dalam penanganan aksi unjuk rasa.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta internal maupun eksternal. Seluruh hasil pembahasan akan menjadi bahan penyempurnaan laporan akhir penelitian yang akan disampaikan kepada pimpinan Polri sebagai rekomendasi strategis dalam mendukung kebijakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta peningkatan kualitas penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *