Beranda / Ekonomi dan Bisnis / RI Masih Bertahan di Emerging Market MSCI, Bareng China-Korea Selatan

RI Masih Bertahan di Emerging Market MSCI, Bareng China-Korea Selatan

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pasar saham Indonesia masih bertahan dalam kelompok Morgan Stanley Capital International (MSCI) Emerging Market Index. MSCI belum melakukan perubahan terhadap klasifikasi negara untuk Indonesia.
Dikutip detikcom dari situs MSCI, Rabu (13/5/2026), dengan demikian pasar saham Indonesia tidak turun kasta menjadi frontier market dan masih sejajar dengan negara besar lainnya seperti China, India, Korea Selatan hingga Brasil. Adapun negara-negara di frontier market antara lain Bangladesh, Pakistan, hingga Burkina Faso.

Sebelumnya, pasar sempat dihantui kekhawatiran Indonesia berisiko turun kelas menjadi frontier market. Isu itu mencuat setelah muncul sorotan terhadap transparansi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam histori perubahan klasifikasi MSCI, negara terakhir yang dikeluarkan dari emerging market adalah Argentina dan Pakistan pada 2021. Sementara itu, negara yang pernah turun kelas sebelumnya antara lain Venezuela pada 2006 dan Argentina pada 2009.

MSCI menilai klasifikasi pasar berdasarkan sejumlah indikator seperti perkembangan ekonomi, ukuran dan likuiditas pasar, serta aksesibilitas investor.

Meski begitu, sejumlah emiten besar Indonesia kompak didepak dari indeks MSCI Global Standard dalam rebalancing bulan Mei dan tidak ada saham yang masuk ke daftar tersebut. Berikut daftar saham yang didepak dari MSCI Global Standard Index:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

MSCI juga merombak komposisi MSCI Global Small Cap Index untuk saham Indonesia. Terdapat 13 saham domestik yang dikeluarkan dan satu yang masuk ke dalam daftar, yaitu AMRT. Sebagai catatan, AMRT turun kasta dari sebelumnya MSCI Global Standard Index. Berikut daftar saham yang didepak:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *