Mergangsan,REDAKSI17.COM-Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kemantren Mergangsan mengikuti wisuda kelulusan Iqro dan Al-Qur’an yang di gelar di SDN Pujokusuman, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian para siswa dalam belajar membaca Al-Qur’an sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Mewakili Wali Kota Yogyakarta, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono menyambut baik pelaksanaan wisuda tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar moral dan spiritual yang kuat.

Ia mengatakan, kemampuan membaca Al-Qur’an sejak dini menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam membentuk kepribadian yang berakhlak mulia.

Pemerintah Kota Yogyakarta pun mendukung berbagai program pendidikan keagamaan yang mampu memperkuat karakter anak-anak di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Wisuda Iqro dan Al-Qur’an ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat anak-anak dalam terus belajar dan mencintai Al-Qur’an. Kami berharap para siswa dapat terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, serta memiliki rasa toleransi dan kepedulian sosial.

“Karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat perlu terus diperkuat agar pendidikan karakter anak dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Siswa SD se-Kemantren Mergangsan Ikuti Wisuda Iqro dan Al Quran.

Yunianto juga mengapresiasi peran para guru Pendidikan Agama Islam, penyuluh agama, serta orang tua yang selama ini telah mendampingi anak-anak dalam proses belajar membaca Al-Qur’an.

Ia menilai keberhasilan para siswa hingga diwisuda merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Yogyakarta, Fariq Nur Rokhim, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan bagi para siswa dalam belajar membaca Al-Qur’an.

Ia menjelaskan, pendampingan rutin digelar bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Mergangsan melalui para penyuluh agamanya. Program tersebut dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan para siswa dapat belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kemampuan masing-masing.

“Pendampingan ini dilakukan secara rutin agar anak-anak lebih mudah memahami pembelajaran membaca Al-Qur’an. Kami menggunakan metode yang sederhana dan menyenangkan supaya anak-anak lebih antusias dalam belajar,” katanya.

Dalam pendampingan tersebut, selain pembelajaran membaca Al-Qur’an, para siswa juga diajak menghafal surat-surat pendek. Melalui hafalan tersebut, diharapkan nilai-nilai persaudaraan, sikap saling menghormati, dan semangat kebersamaan dapat tertanam sejak dini pada diri anak-anak.

Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter islami yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Dengan demikian, anak-anak diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sosial, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

“Pendampingan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter islami pada anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Salah satu siswa yang mengikuti wisuda, Kevin Saputra. Ia mengaku senang dan bangga bisa mengikuti wisuda kelulusan Iqro dan Al-Qur’an tersebut.

Siswa kelas 6 SDN Pujokusuman itu mengatakan proses belajar membaca Al-Qur’an memberinya pengalaman berharga sekaligus menambah semangat untuk terus belajar agama.

“Saya senang bisa ikut wisuda ini karena selama ini belajar membaca Al-Qur’an bersama guru dan teman-teman. Saya jadi lebih lancar membaca Al-Qur’an dan ingin terus belajar supaya bisa membaca dengan lebih baik lagi,” katanya.

Kevin juga mengaku rutin mengikuti pendampingan dan hafalan surat pendek yang diberikan oleh guru dan penyuluh agama. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membuatnya lebih memahami bacaan Al-Qur’an, tetapi juga mengajarkan sikap disiplin dan menghormati sesama.

Kegiatan wisuda tersebut berlangsung penuh semangat dengan diikuti para siswa, guru, serta tamu undangan.