Beranda / Daerah / Sri Sultan Terima Jajaran Bakamla RI, Bahas Penguatan Keamanan Maritim Laut Selatan

Sri Sultan Terima Jajaran Bakamla RI, Bahas Penguatan Keamanan Maritim Laut Selatan

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan dari segenap unsur pimpinan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI pada Kamis (18/06). Dalam pertemuan tersebut, Bakamla RI menyampaikan rencana pembangunan stasiun pemantauan maritim di DIY, sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan maritim nasional, khususnya di kawasan Laut Selatan.

Menanggapi rencana tersebut, Sri Sultan menyambut baik program tersebut karena dinilai penting untuk mendukung keamanan di kawasan Laut Selatan. “Kalau saya tidak keberatan, karena bagi saya itu juga penting untuk berada di selatan,” ungkap Sri Sultan saat ditemui usai pertemuan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Meski demikian, pertemuan ini belum membahas secara detail mengenai kebutuhan yang dibutuhkan dalam pembangunan sistem kemaritiman tersebut di DIY. “Ya nanti kira-kira kebutuhannya dari angkatan laut apa. Kita belum bicara sampai di sana,” tambah Sri Sultan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla mengungkapkan, posisi strategis DIY di pulau Jawa menjadikan kawasan Laut Selatan penting untuk diawasi guna mendukung keamanan maritim nasional. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari mitigasi keamanan di kawasan Laut Selatan, mengingat kemungkinan ancaman yang akan hadir di masa mendatang

“Makanya kita mulai meletakkan dasar-dasar fondasi untuk pembangunan ke depan, dan nanti bekerja sama dengan pemerintah setempat, sekalian membangun masyarakat di sekitarnya, mudah-mudahan ini bisa terwujud,” jelasnya.

Bakamla RI kini tengah melaksanakan pembangunan National Maritime Security System (NMSS), yang membangun 35 stasiun yang tersebar di seluruh Indonesia. DI DIY, direncanakan akan dibangun satu stasiun yang menjadi bagian dari sistem keamanan maritim nasional. Stasiun tersebut akan dilengkapi teknologi radar over the horizon dan terintegrasi langsung dengan empat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang dimiliki Bakamla RI.

“Nanti puskodal kita juga akan mengintegrasikan lagi seluruh instasi yang punya kewenangan di laut. Semua yang berhubungan dengan laut kita integrasikan, jadi berbagi informasinya lebih terjamin dan cepat, real time,” tegas Irvansyah.

Pada pengoperasiannya nanti, Irvansyah berharap stasiun tersebut dapat memberdayakan masyarakat setempat dengan melibatkan mereka sebagai pengawak stasiun. “Dan mudah-mudahan kita pinginnya semua stasiun kita diawaki oleh masyarakat sekempar. Supaya bisa mengawakinya lebih lama,” tuturnya.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *