Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA,REDAKSI17.COM -Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% menjelang dua tahun pemerintahan. Namun, survei Indonesia Network Election Survey (INES) juga mencatat persoalan ekonomi, lapangan kerja, dan harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian responden.
“Angka tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan untuk melihat pandangan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo menjelang dua tahun masa pemerintahan,” ujar Direktur Eksekutif INES Andri Gunawan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (27/9/2026).
Dalam survei tersebut, 17,4% responden menyatakan kurang atau tidak puas terhadap kinerja Prabowo. Sementara 3,3% lainnya tidak memberikan jawaban.
Untuk tingkat kepercayaan, INES mencatat 82,1% responden menyatakan percaya terhadap Prabowo. Sebanyak 16,5% menyatakan kurang atau tidak percaya, sedangkan 1,4% tidak menjawab.
INES juga mencatat 78,2% responden mengapresiasi keberanian, ketegasan, serta kecepatan pemerintah dalam mengeksekusi program yang dinilai prorakyat. Sebanyak 17,9% menyatakan kurang puas dan 3,9% tidak menjawab.
Di tengah sejumlah penilaian positif tersebut, sektor ekonomi menjadi salah satu catatan dalam survei INES.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah di sektor ekonomi tercatat 50,8%. Sebanyak 45,1% responden menyatakan kurang puas, sedangkan 4,1% tidak memberikan jawaban.
Menurut Andri, penilaian tersebut terutama berkaitan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi sektor ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Persoalan lapangan kerja juga menjadi perhatian. Sebanyak 50,7% responden menyatakan kurang puas terhadap penanganan sulitnya mencari pekerjaan. Sementara itu, 54,8% responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok.
Untuk penanganan kemiskinan, sebanyak 68,2% responden menyatakan puas dan cukup puas. Adapun tingkat kepuasan terhadap program kesejahteraan sosial dan bantuan sosial mencapai 78,7 persen.
Dalam bidang diplomasi, 80,3% responden menyatakan puas dan percaya terhadap strategi diplomasi Prabowo yang membawa agenda penguatan ekonomi Indonesia sebagai salah satu prioritas dalam lawatan ke luar negeri.
Sebanyak 16,4% menyatakan tidak puas atau tidak percaya, sedangkan 3,3% tidak memberikan jawaban.
Survei yang sama juga mengukur pandangan masyarakat terhadap program makan bergizi gratis (MBG). Sebanyak 78,2% responden menyatakan setuju program tersebut dilanjutkan.
Sementara 18,4% tidak setuju dan 3,4% tidak menjawab. Menurut INES, dukungan tersebut menunjukkan MBG dinilai relevan dengan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai lapisan.
Survei INES juga mencatat 78,3% responden menilai kondisi politik Indonesia berada dalam keadaan stabil dan baik. Sebanyak 18,6% menilai kondisi politik buruk atau tidak stabil, sedangkan 3,1% tidak memberikan penilaian.
Survei nasional INES dilakukan pada 14–20 September 2026 dengan melibatkan 1.400 responden di 36 provinsi. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar ±2,48% pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil tersebut menggambarkan persepsi responden pada periode survei dan tidak dengan sendirinya menjadi ukuran objektif atas seluruh kondisi pemerintahan.





