Beranda / Daerah / Tanggapi Pembangunan Pagar Tinggi Mall, Sri Sultan Minta Daerah Perkuat Jaminan Keamanan

Tanggapi Pembangunan Pagar Tinggi Mall, Sri Sultan Minta Daerah Perkuat Jaminan Keamanan

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menanggapi fenomena pembangunan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan di beberapa daerah, yang belakangan ini menjadi sorotan publik di media sosial. Menurut Sri Sultan, munculnya kekhawatiran di tengah masyarakat memerlukan konsolidasi pemerintah bersama seluruh elemen terkait untuk dapat memastikan keamanan di masing-masing daerah, sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman tanpa diliputi kekhawatiran yang berlebihan.

“Sekarang bagaimana daerah sendiri bisa mengkonsolidasikan potensi (ancaman) itu tidak terjadi. Kan mestinya hal-hal seperti itu harus dilakukan,” ungkap Sri Sultan saat ditemui selepas melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (05/08).

Dikatakan Sri Sultan, ketika masing-masing pemerintah daerah mampu memastikan keamanan di wilayahnya, masyarakat akan merasa lebih aman dan tenang. Dengan begitu, kebutuhan para pemilik usaha untuk membangun pagar tinggi yang dipandang masyarakat sebagai bentuk antisipasi ancaman keamanan juga akan berkurang.

“Jadi masyarakat merasa aman dan nyaman. Ya akhirnya keperluan untuk meninggikan pagar, juga pemahamannya (urgensinya) turun. Ning nek ra percoyo yo soyo nduwur (pembangunan pagarnya) gitu,” lengkap Sri Sultan.

Sri Sultan menambahkan, menjaga keamanan daerah merupakan tanggung jawab seluruh pemerintah daerah. Karena itu, pemerintah daerah wajib hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

Lebih lanjut, apabila ke depannya terdapat aksi demonstrasi, Sri Sultan berpesan, penyampaian aspirasi harus tetap mematuhi ketentuan yang berlaku serta dilakukan secara tertib tanpa merusak fasilitas publik maupun mengganggu masyarakat.

“Ya silahkan asal (mengikuti) ketentuan yang berlaku, tetapi (diharapkan) juga bisa menjaga diri untuk tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas publik maupun warga masyarakat lain. Kalau mau demonstrasi ya silahkan,” tutup Sri Sultan.

Selama beberapa waktu terakhir, media sosial diramaikan dengan fenomena pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan daerah, di antaranya Jakarta, Surabaya, Surakarta, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemasangan pagar tersebut kemudian memunculkan beragam spekulasi publik, termasuk dugaan adanya kaitan pembangunan pagar dengan situasi keamanan yang akan terjadi ke depan.

Menanggapi hal tersebut, berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah pusat hingga pihak pengelola pusat perbelanjaan telah memberikan penjelasan. Mereka menegaskan bahwa pembangunan pagar tersebut tidak memiliki hubungan apapun dengan isu keamanan maupun kondisi tertentu. Diantaranya menyebutkan, pembangunan pagar tersebut merupakan bagian dari proyek yang telah direncanakan sejak tahun lalu dan baru dapat direalisasikan dalam beberapa waktu terakhir.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai narasi yang beredar di media sosial tanpa dasar yang jelas. Publik juga diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah percaya pada spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan, terutama yang berkaitan dengan isu keamanan nasional.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *