Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) menghadirkan program Pengabdian kepada Masyarakat sepanjang Semester Genap 2025/2026 di Padukuhan Sumbersari, Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Kulon Progo pada Selasa (19/05/2026).
Program unggulan berupa instalasi pengangkatan air bersih berhasil menjadi solusi nyata atas persoalan krisis air yang selama ini dihadapi warga Sumbersari. Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi, air dari mata air Padukuhan Tetes berhasil dialirkan menuju kawasan Girisembung dengan sistem pompa dan jaringan pipa sepanjang kurang lebih 900 meter.
Ketua LPPM UAJY, Prof. Dr. I Putu Sugiartha Sanjaya, SE., M.Si., Ak., CA., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk konkret kontribusi perguruan tinggi bagi kesejahteraan masyarakat. “Prinsip dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kerja sama antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Program fisik pengangkatan air tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 26 kepala keluarga atau sekitar 104 jiwa di Padukuhan Sumbersari. Dengan debit mata air rata-rata 0,5 liter per detik, kapasitas air yang terkumpul mencapai sekitar 43.200 liter per hari.
Selain pembangunan infrastruktur air bersih, UAJY juga menghadirkan berbagai program penyuluhan lintas disiplin ilmu. Sebanyak 8 dosen dari 7 fakultas serta 28 mahasiswa diterjunkan langsung untuk melayani masyarakat melalui edukasi kesehatan, pemberdayaan UMKM, perlindungan mata air berbasis hukum dan kearifan lokal, teknologi penampungan air hujan, hingga pelatihan pembuatan produk minuman fungsional dan kemasan usaha.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UAJY, Sushardjanti Felasari, S.T., M.Sc.CAED, Ph.D menegaskan bahwa program penyuluhan dan pengangkatan sumber air merupakan komitmen UAJY dalam pengabdian kepada masyarakat. “Kami percaya kolaborasi antara masyarakat, perangkat pemerintah, dan perguruan tinggi harus terus dilanjutkan. Semoga apa yang sudah dilaksanakan dapat membawa manfaat yang besar,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., MM. menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAJY yang dinilai mampu menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa distribusi air akan diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan warga. “Air yang sudah diangkat ke Sumbersari nantinya akan dinaikkan lagi ke Masjid At-Taufiq melalui dukungan Baznas sehingga manfaatnya semakin luas,” tutur Bupati.
Kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Warga turut terlibat melalui swadaya tenaga, material, dan dukungan lapangan selama proses pelaksanaan program berlangsung. Melalui pengabdian berbasis kolaborasi dan solusi nyata ini, UAJY menguatkan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan perubahan sosial yang berdampak dan berkelanjutan.
###



