Beranda / Daerah / Basarnas Yogyakarta Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Basarnas Yogyakarta Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menyatakan kesiapannya dalam menghadapi potensi bencana di DIY. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, saat audiensi bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (07/05).

Rio menyatakan, kesiapan tersebut turut diselingi dengan mitigasi bencana melalui program SAR Goes To School yang rutin dilaksanakan dan diikuti oleh siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, bahkan perguruan tinggi di DIY. Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi kebencanaan, tetapi juga simulasi dan pelatihan penyelamatan seperti rescue di menara atau ketinggian (tower), teknik penyelamatan di medan vertikal atau bersudut tinggi (High Angle Rescue Technique/HART), hingga kemampuan pertolongan medis pertama dalam operasi SAR (Medical First Responder/MFR).

“Intinya kalau terkait dengan potensi bencana, tim Basarnas siap, siap dalam artian kami memiliki kesiapsiagaan 24/7. Artinya kami siaga terus-terusan selama 24 jam,” kata Rio.

Basarnas Yogyakarta memiliki sejumlah sumber daya dan alat operasional, di antaranya 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB), 2 unit jetski, kendaraan ekstrikasi untuk mendukung proses penyelamatan dan evakuasi, serta drone thermal guna menunjang pemantauan dan evakuasi dari udara. Ketersediaan sarana operasional tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari Sri Sultan, menunjukkan kesiapan Basarnas Yogyakarta dalam menghadapi potensi bencana di wilayah DIY.

“Kami berharap dan berdoa sesuai dengan apa yang kita audiensi dengan Gubernur, mudah-mudahan di Jogja selalu aman dan terkendali. Tapi tidak lupa bahwa kita itu siap, selalu siap untuk melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan,” tambah Rio.

Nantinya, pengerahan personel akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Namun, berdasarkan pengalaman yang ada, satu regu operasi biasanya terdiri atas satu komandan regu dan delapan personel SAR.

Lebih lanjut, menurut Rio, Sri Sultan berpesan agar Basarnas Yogyakarta tetap rendah hati, mengingat pentingnya kerja sama antarinstansi dan berbagai pihak dalam menghadapi potensi bencana di DIY. “Sri Sultan selalu mendoakan untuk Basarnas Daerah Istimewa Yogyakarta untuk selalu lebih siap dan lebih tangguh lagi dari sekarang,” ungkap Rio.

Audiensi tersebut turut menjadi ruang pengenalan sumber daya Basarnas Yogyakarta, mulai dari aspek personel, jumlah alat utama (alut), hingga capaian operasi. Pun, turut serta hadir mendampingi Kepala Kantor Sar Yogyakarta, di antaranya Kepala Urusan Umum Haryadi Wibowo, Kepala Sub Seksi Operasi Arief Sugiyarto, serta Kepala Sub Seksi Sumber Daya Asyikin. Hadir mendampingi Sri Sultan, Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aria Nugrahadi.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *