Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X bersama Menteri Haji dan Umroh RI, Mochamad Irfan Yusuf melepas para jemaah haji kloter 8 embarkasi YIA. Sri Paduka berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan mulia ini dengan sebaik-baiknya. Pelepasan dilakukan di Hotel Novotel Kulon Progo pada Jumat (01/05) malam. Saat membacakan sambutan Gubernur DIY, Sri Paduka pun mengungkapkan harapannya agar seluruh jemaah haji diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Saya berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan mulia ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak ibadah, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai duta bangsa yang mencerminkan akhlak mulia. Semoga kembali ke tanah air dengan selamat, serta menjadi haji yang mabrur,” ungkap Sri Paduka.
Sri Paduka pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah RI beserta seluruh jajaran, yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji. “Di tengah berbagai dinamika dan situasi geopolitik global yang terjadi saat ini, komitmen untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah jamaah haji patut kita hargai bersama,” imbuh Sri Paduka.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, DIY menjadi daerah yang pertama kali memberangkatkan jamaah haji di hotel. Dan jika penyelenggaraan embarkasi tahun ini lancar, pihaknya akan menambah kuota keberangkatan untuk tahun depan.
“Jogja memang istimewa. Kalau tahun ini berhasil, InsyaAllah kuota (keberangkatan jemaah haji) Jogja akan saya tambah tahun depan. Dan ini akan dijadikan pilot project daerah-daerah lain yang ingin membuka embarkasi tapi tidak punya asrama haji,” paparnya.
Dikatakan Irfan, membangun asrama haji membutuhkan dana yang tidak sedikit. Dan yang lebih sulit lagi adalah pemeliharaannya, karena hanya digunakan satu tahun sekali. Dan kepada para jemaah, Irfan berharap semua bisa berangkat dalam keadaan sehat, sehat pula selama menjalankan ibadah di tanah suci, dan bisa kembali dengan sehat serta menjadi haji yang mabrur.
“Mohon untuk tetap mengikuti petunjuk-petunjuk dari petugas, karena itu semua adalah untuk kenyamanan Bapak dan Ibu juga. Kami harap tidak ada yang melakukan kegiatan sendiri, dan bisa mengutamakan ibadah yang wajib daripada yang sunnah, dalam rangka menjaga kebugaran fisik,” imbuhnya.
HUMAS DIY





