Wali Kota Tekankan Pengawasan Hasil Kerja Bakti, Gerakan Akan Libatkan Masyarakat   

UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Ratusan ASN Pemerintah Kota Yogyakarta mengikuti apel persiapan kerja bakti Gerakan Jogja Berhati Nyaman pada Kamis (30/4/2026). Dalam apel itu Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengajak seluruh ASN untuk melaksanakan kerja bakti yang difokuskan membersihkan rumput liar dan sampah daun kering. Termasuk menekankan pengawasan dari hasil kerja bakti. Gerakan Jogja Berhati Nyaman juga akan melibatkan masyarakat dan menyiapkan dengan apel bersama tokoh masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan kerja bakti itu adalah implementasi dari Gerakan Indonesia Aman Sehat Resik Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Oleh karena itu apel persiapan kerja bakti di Yogyakarta dilakukan agar terlaksana dengan seragam dan tersistem. Kerja bakti dilaksanakan di 150 titik lokasi setiap Jumat pukul 07.00-08.30 WIB. Para ASN wajib membawa alat untuk kerja bakti.

“Tolonglah waktunya (kerja bakti) cuma satu setengah jam, bersihkan sebersih-bersihnya. Nanti kita cek,” kata Hasto saat memimpin apel kerja bakti di Balai Kota Yogyakarta.

Ratusan ASN Pemkot Yogyakarta memekikan semangat dan salam Mas JOS saat apel persiapan kerja bakti Jogja Berhati Nyaman.

Hasto menyatakan dirinya dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan akan mengawasi hasil kerja bakti masing-masing 75 titik. Pengawasan kerja bakti juga melibatkan pejabat eselon dua dan tiga. Misalnya masing-masing pejabat eselon dua mengawasi sekitar 5 titik lokasi. Menurutnya dari hasil pemantauan kerja bakti pada Jumat pekan lalu di beberapa titik lokasi ada yang belum bersih. Dicontohkan di jalan sekitar Stadion Mandala Krida karena dengan 30 orang dan waktu 1,5 jam dinilai kurang, sehingga di titik itu tenaganya akan ditambah.

“Kalau ada titik tertentu ini kok rumputnya masih banyak, dicari ini eselon tiganya siapa, eselon duanya siapa. Dikerahkan lagi, apa masalahnya dipelajari. Biar kita semua itu menjadi DLH (Dinas Lingkungan Hidup) ya. Semua dinas itu menjadi DLH. Kalau kita itu mau mengangkat pekerjaan yang berat semua dinas itu harus merasakan pekerjaan itu,” terangnya saat diwawancara usai apel.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat menyampaikan amanat apel.

Hasto mengajak para ASN Pemkot Yogyakarta untuk proenvironment atau lingkungan agar memiliki perhatian terhadap lingkungan. Prinsip itu dimasukan dalam hati sehingga bisa mempengaruhi perilaku untuk mencintai lingkungan. Misalnya dengan kegiatan kerja bakti bersih-bersih rumput dan tidak membuang sampah di sungai.

”Itu supaya Yogya  bersih, tidak ada rumput liar dan tidak ada sampah,” tegas Hasto.

Pihaknya akan melibatkan masyarakat dalam kerja bakti Gerakan Jogja Berhati Nyaman. Hasto mengatakan setelah apel seluruh ASN Pemkot Yogyakarta selesai, akan mengadakan apel kerja bakti melibatkan tokoh masyarakat. Hasto juga meminta lurah-lurah memberikan surat perintah dari wali kota kepada tiap kepala keluarga supaya gotong royong bersih-bersih. Terutama rumah atau usaha di pinggir jalan yang banyak rumput di persil pribadi agar dicabut dan dibersihkan.

Ratusan ASN Pemkot Yogyakarta dibagi dalam sejumlah kelompok di 150 titik lokasi kerja bakti mengikuti apel.

“Saya mau apelkan Tuwanggana sama RW nanti. Masyarakat yang ada di sekitar mbok Jumat pagi satu jam atau setengah jam ikut kerja bakti, kecuali masyarakatnya kerja. Tapi kan banyak juga masyarakat sudah pensiun, bisa ramai-ramai nyapu-nyapu bareng. Lurah-lurah baru sudah tak kasih PR semua titik di kelurahan dipotret, dipresentasikan, terus disurati orang-orang yang rumahnya di depan banyak rumputnya supaya membersihkan. Saya heran orang modern, punya toko tapi di depannya banyak rumputnya kok hatinya ora (tidak) care (peduli),” tandasnya

Sebelumnya Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq menyebut dari hasil kerja bakti Jogja Berhati Nyaman di 150 titik lokasi pada Jumat (24/4/2026) terkumpul 30 ton rumput liar dan sampah daun kering. DLH Kota Yogyakarta mengerahkan 15 armada roda tiga dan 3 dump truk untuk mengangkut rumput liar dan daun kering hasil kerja bakti. Rumput dan sampah daun kering yang terkumpul akan masuk pengolahan pupuk organik DLH Kota Yogyakarta.