Gondomanan,REDAKSI17.COM-Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah. Pada Minggu pagi (26/4/2026), kegiatan tersebut kembali digelar dengan menyasar rumah warga di Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan.
Dalam pelaksanaan kali ini, terdapat tiga warga yang menjadi penerima manfaat, yakni Subandrio, Warni, dan Sumilah. Program ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang hadir meninjau sekaligus memastikan proses berjalan dengan baik.
Hasto menjelaskan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman.
Menurutnya, rumah yang layak tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpengaruh pada kualitas hidup dan kesehatan penghuninya.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya membantu warga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal agar lebih layak huni,” ujarnya di sela kegiatan.
Pada kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan bahwa pelaksanaan bedah rumah kali ini mendapatkan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta. Bantuan yang diberikan berupa dana sebesar Rp20 juta untuk masing-masing penerima manfaat.
Ia pun menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program sosial melalui zakat. Menurutnya, dana zakat yang dihimpun melalui Baznas memiliki dampak besar dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Karena dari dana zakat inilah berbagai program pemberdayaan bisa dijalankan, salah satunya program bedah rumah seperti yang kita lakukan hari ini. Manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Dana tersebut nantinya digunakan untuk memperbaiki berbagai bagian rumah yang dinilai tidak layak, mulai dari atap, dinding, lantai, hingga fasilitas dasar lainnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses renovasi dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi para penerima.
Selain itu, program ini juga melibatkan partisipasi masyarakat sekitar, mulai dari gotong royong warga hingga dukungan berbagai pihak terkait. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat Kota Yogyakarta.
Salah satu penerima manfaat, Subandrio, mengungkapkan kondisi rumahnya sebelum mendapatkan bantuan memang cukup memprihatinkan. Ia menyebut bagian yang paling parah terdapat pada atap dan lantai rumahnya yang sudah rusak dan tidak layak.
“Yang paling parah itu di bagian atap sama lantai. Kalau hujan sering bocor, dan lantainya juga sudah banyak yang rusak,” ungkapnya.
Ia pun mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Menurutnya, program ini sangat membantu dirinya dan keluarga untuk bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah kota yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Semoga ke depan rumah kami bisa lebih nyaman untuk ditempati,” tambahnya.


