Depok,REDAKSI17.COM – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menghadiri acara pisah sambut Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Yogyakarta di Auditorium RRI Yogyakarta, Rabu (20/5). Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menandai pergantian kepemimpinan dari Akhmad Suhartono yang akan bertugas sebagai Kepala LPP RRI Denpasar kepada Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala LPP RRI Denpasar.

Hasto menyampaikan terima kasih atas kerja keras Akhmad Suhartono dan mengucapkan selamat datang kepada Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya. Pihaknya juga menegaskan bahwa keberadaan RRI masih sangat dibutuhkan masyarakat, terutama sebagai media edukasi dan penyampai informasi publik di tengah derasnya arus informasi digital.

“Peran RRI itu sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Kami di Kota Yogyakarta juga terus bekerja sama dengan RRI melalui program-program seperti Walikota Menyapa untuk memberikan edukasi dan informasi kepada publik,” ujarnya.

Menurut Hasto, tantangan terbesar Kota Yogyakarta saat ini adalah melakukan rekonstruksi sosial, salah satunya melalui perubahan perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah. Ia menilai persoalan sampah bukan terletak pada pengolahannya di hilir, melainkan pada kesadaran masyarakat sejak dari rumah tangga.

“Masalah sampah itu sebetulnya bukan masalah mengolahnya di hilir, tetapi bagaimana mengubah karakter masyarakat agar mau memilah sampah sejak dari rumah. Kalau sudah dipilah, sampah bisa menjadi berkah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan RRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai kebersihan lingkungan dan sungai. Hasto menyebut, berkat sosialisasi yang terus dilakukan bersama media, Pemerintah Kota Yogyakarta kini berhasil menutup 33 dari 45 depo sampah yang sebelumnya menjadi titik penumpukan.

“Hari ini tinggal 12 depo sampah, dan itu pun sampahnya langsung diselesaikan hari itu juga. Tidak ada lagi sampah menginap. Inilah pentingnya edukasi,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Suhartonomenyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan yang terjalin selama bertugas di Yogyakarta. Dengan gaya santai dan penuh humor, ia mengaku menemukan banyak saudara selama berada di Yogyakarta.

Pihaknya berpesan kepada seluruh jajaran RRI Yogyakarta untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme di tengah tantangan efisiensi anggaran dan perubahan sistem kerja di lingkungan lembaga penyiaran publik.

“Yang dilihat pemerintah sekarang adalah kinerja. Jadi teman-teman harus tetap responsif dan menjaga kualitas kerja,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih RRI Yogyakarta. Ia menilai RRI Yogyakarta memiliki reputasi yang baik dan menjadi salah satu perhatian publik di tingkat nasional.

“Torehan-torehan yang sudah diciptakan harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Kami siap melanjutkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Taufan juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan RRI, khususnya dalam menghadapi tantangan informasi dan media sosial.

“RRI harus tetap menjadi media yang dipercaya publik, berdampak bagi masyarakat, dan mampu menginspirasi nilai-nilai Indonesia,” katanya.