
GONDOMANAN,REDAKSI17.COM – Taman Pintar Yogyakarta terus menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Beragam wahana edukasi yang ditawarkan membuat pengunjung memiliki banyak pilihan aktivitas selama berlibur. Salah satu wahana yang belakangan ini mulai menunjukkan peningkatan minat pengunjung adalah wahana Bahari.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Pemasaran Taman Pintar Kota Yogyakarta, Nia Dianti mengatakan, tren minat pengunjung terhadap wahana di Taman Pintar cukup dinamis. Jika sebelumnya Gedung Oval menjadi salah satu wahana yang paling banyak diminati, kini Bahari turut menjadi pilihan favorit wisatawan.
“Bulan Agustus ini yang terlihat cukup tinggi justru Bahari, yaitu wahana yang naik kapal-kapalan,” jelas Nia saat diwawancarai, Rabu (19/8).
Untuk wahana Bahari, pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp8.000. Wahana tersebut menawarkan pengalaman menaiki kapal dalam dua kali putaran.
Menurutnya, pada bulan Agustus 2026 jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Pintar secara umum masih relatif landai, khususnya dari rombongan sekolah. Kondisi tersebut dipengaruhi masa tahun ajaran baru sehingga kunjungan dari sekolah belum sebanyak bulan-bulan lainnya.
Meski demikian, kunjungan wisatawan pada akhir pekan masih cukup ramai. Puncaknya terjadi pada momentum libur panjang mulai tanggal 15-17 Agustus 2026. “Yang paling tinggi pengunjung di bulan Agustus ini di tanggal 16 kemarin,” katanya.
Pada 15 Agustus tercatat sebanyak 1.673 pengunjung, kemudian meningkat menjadi 2.998 pengunjung pada 16 Agustus. Sementara pada 17 Agustus jumlah kunjungan mencapai 1.463 orang. Dengan demikian, total kunjungan selama tiga hari tersebut mencapai 6.134 pengunjung, dengan total pendapatan sekitar Rp122,85 juta.
Nia menyebut, karakter wisatawan pada periode tersebut lebih banyak berasal dari wilayah DIY dan daerah sekitar Yogyakarta.
“Selain Bahari, sejumlah wahana juga masih menjadi favorit pengunjung, di antaranya Gedung Oval dan Planetarium. Khusus Planetarium, kunjungan pada akhir pekan disebut cukup tinggi hingga kerap memenuhi kapasitas pertunjukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Taman Pintar juga terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Salah satunya melalui pembangunan drop zone khusus bus yang ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.
Drop zone tersebut berada di sisi barat Bank BPD dan difungsikan untuk menurunkan penumpang bus. Setelah menurunkan wisatawan, bus dapat diparkir di lokasi yang telah disiapkan, seperti area eks Menara Kopi atau Purawisata. Saat wisatawan selesai berkunjung, Taman Pintar akan menyediakan layanan shuttle untuk mengantarkan mereka kembali ke lokasi parkir.
“Harapannya nanti bus bisa lebih nyaman. Kemarin kalau menurunkan penumpang masih di pinggir jalan, jadi kurang nyaman. Sekarang dibuatkan drop zone khusus,” jelasnya.
Selain peningkatan fasilitas akses, Taman Pintar juga tengah menyiapkan sejumlah zona baru yang rencananya akan diperkenalkan menjelang akhir tahun. Kehadiran wahana dan zona baru tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda sekaligus menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan pada periode peak season akhir tahun.
“Harapannya nanti pengunjung peak season di akhir tahun sudah bisa kita suguhkan dengan beberapa zona baru yang bisa menarik banyak pengunjung,” imbuhnya.
Salah satu pengunjung wahana Bahari, Dwijanarti mengatakan, dirinya turut mencoba sensasi menaiki kapal bersama keluarga. Menurutnya, wahana tersebut cukup menarik, terutama bagi anak-anak yang dapat bermain sambil menikmati suasana di sekitar Taman Pintar.
“Anak-anak suka karena bisa bermain naik kapal sambil menikmati suasana di Taman Pintar,” ujar Dwijanarti.
Ia menilai wahana Bahari menjadi salah satu pilihan permainan yang menyenangkan karena memberikan pengalaman rekreasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membuat anak-anak dapat menikmati berbagai aktivitas selama berada di Taman Pintar.


