Beranda / Daerah / Bupati Gunungkidul Lepas 361 Jemaah Haji 2026: Perdana Gunakan Embarkasi YIA dengan Konsep Hotel Haji

Bupati Gunungkidul Lepas 361 Jemaah Haji 2026: Perdana Gunakan Embarkasi YIA dengan Konsep Hotel Haji

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul secara resmi melepas keberangkatan 361 jemaah haji Kabupaten Gunungkidul tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Al-Ikhlas Wonosari, Minggu (3/5/2026). Prosesi pelepasan ini menandai dimulainya perjalanan spiritual suci menuju tanah suci bagi ratusan warga Gunungkidul yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).

Dalam laporannya, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Johan Wijayanto, menyampaikan bahwa total jemaah tahun ini terdiri dari Kloter 5 (2 jemaah), Kloter 6 (1 jemaah), Kloter 10 (354 jemaah), dan Kloter 26 (4 jemaah). Tercatat jemaah tertua adalah Kartinem Karno (85 tahun) asal Karangmojo, sedangkan jemaah termuda adalah Mutiara Asri Faisatus Sabilah (17 tahun) asal Wonosari.

“Penyelenggaraan haji tahun 2026 ini mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya jemaah asal DIY, termasuk Gunungkidul, tidak lagi diberangkatkan melalui Solo (Donohudan), melainkan melalui Embarkasi Haji Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo.” ungkap Johan dalam laporannya.

Pemerintah menerapkan konsep “Hotel Haji”, sebuah inovasi pertama di Indonesia di mana calon jemaah mendapatkan fasilitas penginapan setara hotel sebelum terbang,

“Calon haji mendapatkan kenyamanan lebih bagus, terbiasa memakai kunci elektronik kamar, AC, dan fasilitas modern lainnya sebagai simulasi kondisi hotel di Mekah dan Madinah,” ujar Johan dalam laporannya.

Fokus pelayanan tahun ini juga mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan untuk memastikan inklusivitas layanan.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa para jemaah bukan sekadar individu yang beribadah, melainkan duta bangsa dan duta Kabupaten Gunungkidul, Ia berpesan agar jemaah menunjukkan budi pekerti luhur, kedisiplinan, dan semangat gotong royong selama di tanah suci.

Selain itu, Bupati menitipkan permohonan doa khusus di tempat-tempat mustajab seperti Baitullah dan Padang Arafah.

“Saya mohon titip kepada para jemaah untuk turut mendoakan agar masyarakat Gunungkidul selalu rukun, sejahtera, dan diberikan kekuatan iman agar terhindar dari tindakan membahayakan diri sendiri atau menyerah pada keadaan.” kata Bupati Endah.

Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan
Berdasarkan jadwal, jemaah Kloter 10 diberangkatkan dari Wonosari pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 10.30 WIB dan dijadwalkan lepas landas dari YIA pada Senin, 4 Mei 2026. Rombongan diperkirakan tiba kembali di Wonosari pada 14 Juni 2026 mendatang.

Bupati menutup seremoni dengan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran hingga kembali ke tanah air dengan meraih predikat haji mabrur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *