Beranda / Daerah / Bupati Gunungkidul Sambut Kapolres dan Kajari Baru, Tegaskan Penguatan Sinergi untuk Gunungkidul yang Kondusif

Bupati Gunungkidul Sambut Kapolres dan Kajari Baru, Tegaskan Penguatan Sinergi untuk Gunungkidul yang Kondusif

Gunungkidul,REDAKSI17.COM — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungkidul dan malam pengantar tugas Kapolres Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (2/10/2026).

Acara tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang mengakhiri tugas sekaligus menyambut pimpinan baru di lingkungan penegakan hukum Kabupaten Gunungkidul.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah beserta jajaran kepala perangkat daerah, TNI-Polri, Kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. dan Dr. Budhi Purwanto, S.H., M.H. atas dedikasi, kerja keras, serta sinergi yang telah dibangun selama menjalankan tugas di Gunungkidul.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Gunungkidul, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, serta sinergitas yang luar biasa selama bertugas di Gunungkidul,” ujar Bupati Endah.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kondusivitas daerah tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, Bupati menyambut hangat kehadiran Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si. dan Kajari Gunungkidul Shinta Ayu Dewi RR, S.H., M.H.

Bupati menyebut kehadiran dua pimpinan perempuan di jajaran penegak hukum tersebut menjadi energi baru untuk memperkuat kolaborasi di Kabupaten Gunungkidul.

“Kehadiran Ibu-Ibu sekalian sebagai sosok pimpinan perempuan di jajaran penegak hukum, memberikan kepemimpinan yang inspiratif serta angin segar bagi penguatan kolaborasi di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.

Endah juga mengajak seluruh unsur Forkopimda dan jajaran terkait untuk terus menjaga komunikasi, membangun kemitraan, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di daerah.

Menurutnya, setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat perlu diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah, mufakat, dan semangat persaudaraan.

“Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah dan masyarakat, saya yakin kita mampu menjaga kondusivitas serta membangun Gunungkidul yang adil, makmur, lestari dan berkeadaban,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun demikian, fondasi kerja sama yang telah dibangun harus terus dilanjutkan dan diperkuat oleh pejabat yang baru.

Pejabat Lama Sampaikan Kesan Selama Bertugas

Mantan Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas pengalaman selama kurang lebih delapan bulan menjalankan tugas di Gunungkidul.

Ia mengapresiasi karakter masyarakat Gunungkidul yang menurutnya guyub, mengedepankan tepo seliro, serta terbuka dalam membangun komunikasi.

“Datang ke Gunungkidul membawa sebagian tugas dan pengabdian. Kami meninggalkan Gunungkidul membawa kenangan, membawa persahabatan, persaudaraan, dan membawa rasa bangga bisa bergabung dengan keluarga besar di Gunungkidul,” ungkap Damus.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terhadap tugas kepolisian, termasuk dalam mendukung penguatan sarana dan prasarana keamanan.

Sementara itu, mantan Kajari Gunungkidul Dr. Budhi Purwanto menyampaikan rasa syukur dapat menjalankan tugas di Gunungkidul sejak Januari 2026. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman serta kesan selama berinteraksi dengan masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Budhi juga mengapresiasi karakter masyarakat Gunungkidul yang menjunjung keselarasan dan keharmonisan dengan lingkungan serta sesama.

“Banyak daya tariknya, terutama karena masyarakatnya itu adem. Semuanya bisa memaknai adanya sebuah keselarasan, memayu hayu hayuning bawana,” ujarnya.

Selanjutnya, Budhi akan menjalankan amanah baru sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pimpinan Baru Siap Lanjutkan Sinergi

Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sejak dirinya mulai bertugas.

Ia menyatakan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan adanya saya di sini, Ibu, saya dengan seluruh kemampuan saya, saya akan bertugas semaksimal mungkin untuk membantu Pemerintah Gunungkidul di bawah kepemimpinan Ibu,” kata Rosana.

Dalam masa awal penugasannya, Rosana mengaku telah berupaya mengenal wilayah dan masyarakat Gunungkidul secara langsung. Ia bahkan mulai mempelajari bahasa Jawa sebagai bagian dari upayanya membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Saya sudah mulai belajar bahasa Jawa, Bu. Saya punya buku kecil di mana setiap saya ketemu Pak Lurah, Pak Dukuh, kata-kata barunya saya catat,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Gunungkidul Shinta Ayu Dewi RR menyampaikan rasa syukur dapat kembali bertugas di Daerah Istimewa Yogyakarta dan mendapat kesempatan untuk menjalankan amanah di Gunungkidul.

Shinta menegaskan, Kejaksaan siap membangun kerja sama yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, termasuk melalui peran Jaksa Pengacara Negara dalam memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dan perangkat daerah.

“Harapan kami sebagai salah satu aparat penegak hukum, kita bisa beriringan berjalan bersama. Dan tentunya tidak melihat kami hanya sebagai jaksa, tapi kami di sini ada yang namanya Jaksa Pengacara Negara,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

Bupati Gunungkidul menegaskan, pergantian pimpinan di institusi penegak hukum bukan menjadi akhir dari hubungan kerja sama, melainkan menjadi bagian dari proses untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *