Beranda / Daerah / Bupati Gunungkidul Tinjau Implementasi Program Gotong Royong “Warga Gayeng Guyub” di Kapanewon Nglipar

Bupati Gunungkidul Tinjau Implementasi Program Gotong Royong “Warga Gayeng Guyub” di Kapanewon Nglipar

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, melaksanakan kunjungan kerja di Kapanewon Nglipar untuk meninjau langsung pelaksanaan program gotong royong masyarakat. Kegiatan seremonial ini dipusatkan di Padukuhan Ngangkruk, Kalurahan Pilangrejo, Kamis, 21 Mei 2026, dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0730/Gunungkidul, Kapolres Gunungkidul, Kepala Dinas PUPR, serta jajaran Kapanewon dan Lurah se-Kapanewon Nglipar.

Dalam sambutannya, Panewu Nglipar, Sugito melaporkan bahwa kegiatan gotong royong merupakan prioritas utama yang diimplementasikan melalui program “Warga Gayeng Guyub”. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur kebersamaan di tengah masyarakat melalui pancingan swadaya.

“Tercatat ada tujuh kalurahan di Kapanewon Nglipar yang secara serentak melaksanakan pembangunan fisik melalui skema gotong royong ini,” papar Sugito.

Dimana beberapa Kalurahan tersebut seperti Kalurahan Pilangrejo melaksanakan pengecoran jalan (cor rabat) sepanjang kurang lebih 112 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 10 cm di Padukuhan Ngangkruk, dan Kalurahan Natah Pengecoran jalan di lereng wilayah Padukuhan Pringombo.

“Kalurahan Kedungpoh melaksanakan kegiatan serupa untuk memperkuat akses jalan warga, dan Kalurahan Pengkol melakukan pembangunan talud pengaman jalan di area yang rawan longsor.” kata Sugito.

Selain itu, Kalurahan Kedungkeris sedang melakukan pengerasan jalan untuk menghubungkan dua padukuhan, yakni Pringsurat dan Kedungkeris, guna mendukung akses menuju Jembatan Garuda yang dibangun melalui program Kementerian Pertahanan.

“Kalurahan Katongan dan Nglipar Lor Pelaksanaan pengecoran jalan dengan penyesuaian lebar jalan berkisar antara 2,5 hingga 3 meter.” pungkas Sugito.

Panewu juga memberikan apresiasi khusus kepada aparat keamanan, terutama Danramil Nglipar yang dijuluki “Danramil Kalijogo” karena dedikasinya mengawasi pembangunan jembatan hingga malam hari agar selesai tepat waktu.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa program gotong royong ini adalah perwujudan dari visi misi Bupati untuk menciptakan warga yang guyub. Bupati menjelaskan bahwa kehadirannya langsung di lapangan yang disebut sebagai metode “Mobile Governance” sangat penting untuk mendengar kesulitan warga secara langsung dan memastikan pembangunan tepat sasaran.

“Jika saya hanya diam di kantor kabupaten, saya tidak akan tahu apakah warga saya lapar, apakah hasil panennya bagus, atau apakah jalannya rusak,” ujar Bupati dalam arahannya.

Kegiatan ini juga selaras dengan arahan Presiden RI mengenai revitalisasi wilayah dan perlindungan lingkungan dari bencana banjir serta longsor. Bupati menekankan bahwa keterlibatan TNI dan Polri dalam mendampingi warga adalah bentuk kemanunggalan untuk membangun wilayah desa dengan semangat Pancasila.

Menutup kunjungannya, Bupati memberikan motivasi kepada warga agar terus mempertahankan semangat gotong royong (atau disebut kurve dalam istilah militer) demi kemajuan daerah. Ia berharap pembangunan infrastruktur ini dapat membawa berkah, mempermudah akses ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan lahir batin bagi seluruh masyarakat Nglipar.

Wagimin, salah satu Wara Ngangkruk yang turut mengikuti kegiatan Goyong royong juga mengaku senang, atas bantuan material dari Pemda Gunungkidul untuk membangun jalan di daerahnya.

“Senang mas, bisa membangun jalan didaerah dengan gotong royong guyub dengan warga lainnya, dan semoga kedepan masih terus berjalan untuk pembangunan lainnya.” ujar Wagimin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *