Home / Daerah / DIY Puncaki IDI 2025, Demokrasi Berkualitas Unggul dan Konsisten Terjaga

DIY Puncaki IDI 2025, Demokrasi Berkualitas Unggul dan Konsisten Terjaga

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – DIY kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025, DIY berhasil menempati peringkat pertama nasional dengan skor tinggi 89,79. Capaian ini menegaskan kualitas demokrasi di DIY tidak hanya unggul, tetapi juga konsisten terjaga dari waktu ke waktu.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, menyampaikan tren peningkatan skor IDI DIY mencerminkan penguatan praktik demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan. “Capaian ini menunjukkan demokrasi di DIY tumbuh sehat, melampaui rata-rata nasional, dan terus dijaga bersama oleh seluruh elemen,” ujarnya di Yogyakarta, Rabu (29/4).

IDI sendiri merupakan instrumen nasional untuk mengukur kualitas demokrasi di tingkat pusat dan daerah. Penilaiannya mencakup tiga aspek utama, yakni kebebasan, kesetaraan, serta kapasitas lembaga demokrasi, yang diturunkan ke dalam 22 indikator lintas dimensi politik, sosial, dan ekonomi.

Pada aspek kebebasan, DIY mencatat skor 91,57. Angka ini mencerminkan kuatnya jaminan kebebasan sipil, mulai dari kebebasan berpendapat, berserikat, hingga berkeyakinan. Bahkan, beberapa indikator seperti kebebasan berkeyakinan dan jaminan dalam kebijakan publik mencapai skor sempurna. Hal ini menunjukkan ruang ekspresi masyarakat di DIY terbuka luas, aman, dan terlindungi.

Sementara itu, aspek kesetaraan meraih skor 89,38. Capaian ini ditopang oleh indikator kesetaraan gender dan partisipasi masyarakat dalam memengaruhi kebijakan publik yang sama-sama mencapai nilai maksimal. Di sisi lain, akses terhadap informasi publik dan penguatan ekonomi yang merata masih menjadi ruang perbaikan yang terus diakselerasi.

Adapun pada aspek kapasitas lembaga demokrasi, DIY mencatat skor 88,52. Kinerja lembaga-lembaga demokrasi dinilai semakin solid, ditandai dengan tingginya transparansi anggaran, netralitas penyelenggara pemilu, serta kualitas pelayanan publik. Meski demikian, penguatan kinerja legislatif tetap menjadi perhatian untuk mendorong keseimbangan fungsi kelembagaan.

Capaian ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ruang demokrasi yang sehat memungkinkan warga menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Di sisi lain, transparansi dan akuntabilitas pemerintah turut meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus mendorong partisipasi yang lebih inklusif dalam proses pembangunan.

Lebih jauh, kualitas demokrasi yang terjaga juga berkontribusi pada stabilitas sosial di DIY. Nilai toleransi, keberagaman, dan gotong royong menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memperkuat daya tahan daerah dalam menghadapi berbagai dinamika.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. DIY kembali membuktikan bahwa demokrasi yang berkualitas bukan sekadar capaian, melainkan fondasi utama menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *