Jakarta,REDAKSI17.COM – Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menyampaikan pembaruan terkait sayembara pencarian ijazah SLTA/SMA sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Total hadiah sayembara tersebut kini telah menembus angka Rp7 miliar setelah adanya tambahan dana sebesar Rp1 miliar dari Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR).
Perwakilan GMKR, Laksamana TNI (Purn) Moeryono Aladin, mengonfirmasi bahwa keputusan pihaknya memberikan tambahan dana tersebut dilandasi antusiasme masyarakat yang tinggi. Lebih lanjut, Moeryono secara terbuka menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan agenda utama GMKR yang menargetkan pemakzulan Gibran, sehingga keberadaan fisik ijazah SLTA tersebut menjadi fokus utama yang terus dikejar.
Menanggapi hal tersebut, Denny Indrayana menegaskan telah menyiapkan skenario langkah hukum seusai sayembara berakhir pada 9 September mendatang. Ia berencana membawa persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK) guna menguji pemenuhan syarat minimal pendidikan Gibran saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden.
Denny menambahkan, apabila proses persidangan di MK nantinya membuktikan bahwa Gibran tidak memenuhi kualifikasi syarat pendidikan minimal SLTA/sederajat, maka secara konsekuensi hukum statusnya dapat didiskualifikasi dari jabatan calon maupun wakil presiden.




