Yogyakarta,REDAKSI17.COM– Sebanyak tiga kabupaten di DIY secara serentak melaksanakan Pemilihan Lurah (Pemilur) Pergantian Antarwaktu (PAW) 2026 pada Minggu (27/09). Maka dari itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY, KPH Yudanegara, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kerukunan, serta tidak terpecah akibat perbedaan pilihan dalam Pemilur PAW.
Pesan tersebut disampaikan KPH Yudanegara saat melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan Pemilur PAW 2026 di sejumlah kabupaten di DIY. Dalam pemantauan tersebut, KPH Yudanegara didampingi oleh kepala daerah setempat, memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai dengan ketentuan, serta berlangsung aman dan tertib.
“Harapan kami adalah bahwa pemilihan lurah ini berjalan tertib, damai, dan juga aman. Kita juga sudah menyampaikan bahwa pemilihan lurah ini (hanya) delapan tahun, sedangkan kita ini bertetangga, bersama-sama di dalam kehidupan itu seumur hidup. Jadi jangan ada lagi permasalahan terkait masalah pemilihan lurah,” tegas KPH Yudanegara usai pemantauan di Kabupaten Gunungkidul.
Menurut KPH Yudanegara, keistimewaan Yogyakarta harus tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan Pemilur PAW. Maka dari itu, bukan terpilihnya lurah baru yang menjadi tujuan akhir pemilihan, tetapi bagaimana masyarakat tetap dapat menjalani kehidupan bermasyarakat secara rukun dan tertib, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan.
“Inilah yang harus kita lakukan, sehingga keadaan kondusif dan pastinya kita tunjukkan bahwa daerah kita itu istimewa. Tidak lupa juga kalurahannya juga harus mengikuti daerahnya, yaitu istimewa. Istimewa daerahnya, istimewa orangnya,” ungkap KPH Yudanegara.
Lebih lanjut, KPH Yudanegara berharap Pemilur PAW 2026 dapat melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik yang mampu mengemban amanah serta mengelola kalurahan dengan lebih baik dan mendorong kemajuan masyarakat. “Harapan kami kita sama-sama menjaga demokrasi, biar tidak ada yang kebablasan, sehingga ketertiban dan keamanan yang ada di Gunungkidul bisa kondusif dan berjalan aman,” tuturnya.
Pemilur PAW 2026 di DIY secara serentak dilaksanakan di 31 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul, 30 kalurahan di Kabupaten Bantul, dan lima kalurahan di Kabupaten Sleman. Sementara itu, Kabupaten Kulon Progo dijadwalkan melaksanakan Pemilur PAW pada 2027 mendatang.
Humas Pemda DIY





