
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Warga masyarakat Dwi Padukuhan Munggi dan Wareng, di Kelurahan Semanu, menyelenggarakan upacara adat Bersih Dusun dengan khidmat, Minggu, 24 Mei 2026. Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul ini mengusung tema “Sinamadan Hamangku Pertiwi”, sebuah pesan mendalam tentang pentingnya menjaga, meruwat, dan melestarikan bumi pertiwi demi kesejahteraan bersama.
Ketua panitia, Martoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan kepada warga. Tema “Sinamadan Hamangku Pertiwi” dipilih untuk menekankan peran manusia dalam menyelaraskan diri dengan alam agar lingkungan tetap lestari, sejalan dengan semangat “Manunggal Ing Alam Lestari”.
“Selain sebagai ritual tahunan, acara ini menjadi sarana mempererat persaudaraan (pasedherekan) dan keguyubrukunan antarwarga.” ujar Martoyo.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Melalui alokasi dana pementasan seni budaya, warga dapat menampilkan Karawitan Pusarini yang telah mendapatkan sertifikat pengukuhan.

Dalam pidatonya, Bupati Gunungkidul mengutip pesan proklamator Bung Karno dari risalah pidato 17 Agustus 1966 yang berjudul “Laksana Malaikat yang Menyeru dari Langit Jalannya Revolusi Kita”. Bupati menekankan bahwa tanah tidak boleh menjadi alat penghisapan, melainkan harus diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar mengolahnya (para petani).
“Kita semua berharap agar melalui upacara adat ini, hasil bumi warga senantiasa diberkahi sehingga terwujud tatanan masyarakat yang “Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Titi Tentrem lan Kerta Raharja”.” ujar Bupati.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, kesehatan lahir batin, serta kelimpahan rezeki bagi seluruh warga Munggi dan Wareng. Bupati juga memohon doa restu agar jajaran pemerintah Kabupaten Gunungkidul dapat menjalankan amanah dengan adil dan bijaksana demi mengayomi seluruh masyarakat.Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat pelestarian budaya di wilayah Munggi dan Wareng dapat terus tumbuh dan berkembang di masa depan.


