TEGALREJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya menguatkan pemahaman dan semangat berkoperasi di kalangan generasi muda. Salah satunya dengan mengadakan lomba tangkas terampil perkoperasian jenjang SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi se-Kota Yogyakarta tahun 2026. Kegiatan itu tak sekadar menguji pemahaman koperasi tapi juga mendorong anak muda menjadi penggerak perkoperasian.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan koperasi ini sangat penting. Pada umumnya kebanyakan orang melihat koperasi secara teori dan sejarah. Menurutnya koperasi tidak tersosialisasi dengan baik di Indonesia, sehingga sebagian masyarakat memahami koperasi sebatas koperasi simpan pinjam, koperasi unit desa dan koperasi merah putih.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan memberikan sambutan. 

“Ini yang paling penting, bagaimana mahasiswa, siswa, pelajar bisa memahami, menguasai koperasi. Harapan kami, ayo para muda bangsa ini, kita sama-sama mengembangkan koperasi kita. Kita bentuk koperasi untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan kita,” kata Wawan saat membuka Lomba Tangkat Terampil Perkoperasiaan di Hotel Tara Yogyakarta, Kamis (18/6/2026).

Wawan menyatakan koperasi adalah badan hukum yang paling cocok dilaksanakan di Indonesia karena semua anggota koperasi memiliki hak dan kekuatan yang sama.  Usaha kecil menengah paling cocok dikembangkan dengan bentuk koperasi. Pihaknya berharap melalui ajang itu para pelajar dan mahasiswa tidak sebatas memahami koperasi secara teori tapi juga perlu ada aksi terkait koperasi .

Wawan memberikan arahan kepada para peserta lomba tangkas terampil perkoperasian. 

“Jangan hanya posisinya nanti mendapatkan piala, selesai. Jadi tidak memberikan dampak manfaat kepada masyarakat. Adik-adik di sini, harapan kami menjadi motivator ataupun penggerak kader masa depan untuk perkoperasian di Yogyakarta,” tegas Wawan.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo menjelaskan lomba tangkas terampil perkoperasian diadakan untuk menyambut hari ulang tahun koperasi. Kegiatan itu diikuti 64 tim yang terbagi dalam jenjang SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi. Selain menguatkan pemahaman koperasi, target utama dari kegiatan itu adalah menghidupkan kembali koperasi-koperasi sekolah yang dikelola pelajar dan koperasi mahasiswa di perguruan tinggi.

Sesi babak final lomba tangkas terampil perkoperasian jenjang SMP.

“Melalui kegiatan ini mereka dituntut bisa mengeksplor lebih lanjut pemahaman tentang koperasi. Dengan mereka pahan setidaknya mereka bisa mengelola koperasi yang ada di sekolah. Kita juga bisa membekali anak-anak sekolah saat lulus, sehingga mereka siap mengimplementasikan  koperasi di masyarakat. Koperasi ini  tujuannya juga melatih kemandirian dan kewirausahaan anak-anak muda,” jelas Tri Karyadi.

Salah satu tim yang mengikuti lomba tangkas terampil perkoperasian adalah SMPN 5 Yogyakarta yakni Gabriel Messi Roso Mudayen dan Muhammad Brilian Avrilio. Mereka menyambut baik dan antusias dengan kegiatan tersebut dan mempersiapkan diri belajar terkait koperasi hingga akhirnya masuk babak final. Gabriel merasa senang karena dengan lomba itu membuat dirinya lebih mengenal terkait koperasi.

“Menurut saya, lomba koperasi ini sangat bermanfaat untuk pengembangan karakter-karakter sesuai dengan asas koperasi, seperti kekeluargaan, kerja sama, kemandirian juga,” ucap Brilian.