Beranda / Daerah / Napas Lega Warga Kebonrejo: Tak Lagi Cemas Jalan Rusak dan Rumah Tergerus Kali

Napas Lega Warga Kebonrejo: Tak Lagi Cemas Jalan Rusak dan Rumah Tergerus Kali

Image Berita

KULON PROGO,REDAKSI17.COM — Perasaan lega dan gembira menyelimuti warga Padukuhan Dumpoh, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon. Senyum sumringah terpancar saat mereka menggelar tasyakuran bersama jajaran Pemkab Kulon Progo pada Senin (7/9/2026) untuk merayakan selesainya perbaikan Jalan Weton-Dumpoh, Jalan Kenteng-Tonobakal, serta pembangunan pengaman dinding (bronjong) Kali Seling.

Bagi warga setempat, rampungnya proyek senilai Rp607 juta ini bukan sekadar hitungan angka di atas kertas, melainkan jawaban atas kecemasan yang mereka rasakan sehari-hari.

Dukuh Dumpoh Cahyadi Triama, membeberkan bahwa sebelum bronjong dibangun, hantaman arus deras Kali Seling sempat menggerus dan menghanyutkan lahan milik warga hingga lima meter.

“Dulu kalau air kali deras, kami kepikiran terus. Lahan warga di pinggir kali sampai hanyut tergerus air. Alhamdulillah, sekarang sudah dipasang bronjong. Jadi jauh lebih tenang, tanah tidak makin habis,” tutur Dukuh Dumpoh, Cahyadi Triama.

Lurah Kebonrejo, Sao Wijaya Wiwaana Ilaria, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Kulon Progo atas terealisasinya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat setempat. Pembangunan bronjong Kali Seling dinilai sangat vital lantaran luapan sungai sempat mengikis daratan warga.

Hal senada dirasakan Yono, warga Dumpoh yang sehari-hari melintasi jalan tersebut. Jalur yang dulunya menyulitkan kini berganti mulus, yang dulunya khawatir lahannya tergerus kini merasa aman.

“Lega dan senang sekali, sekarang jalannya juga sudah bagus dan tanah warga dekat kali tidak takut tergerus, ” ucap Yono bahagia.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menegaskan komitmennya untuk terus membenahi infrastruktur desa meski harus meramu anggaran dengan ketat.

“Tingkat kerusakan jalan kita yang tadinya 61 persen, sekarang sudah turun menjadi 48 persen. Kami mohon maaf jika masih ada titik yang belum tersentuh. Secara bertahap, kawasan yang membutuhkan penanganan prioritas akan terus kami sisir demi kenyamanan dan keselamatan warga,”pungkas Agung.

Kini, perbaikan jalan dan pembenteng sungai di Kebonrejo tak hanya memperlancar roda ekonomi warga, tetapi juga mengembalikan rasa aman bagi warga Dumpoh. (TT/PJ)

Source: media center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *