Beranda / Daerah / Pascarevisi Perda KTR, Sponsor Rokok Masuk Kulon Progo Fair 2026

Pascarevisi Perda KTR, Sponsor Rokok Masuk Kulon Progo Fair 2026

Kulon Progo,REDAKSI17.COM — Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menilai keterlibatan perusahaan rokok sebagai sponsor dalam penyelenggaraan Kulon Progo Fair 2026 berpotensi membuka peluang lebih luas bagi penyelenggaraan berbagai kegiatan di daerah. Menurutnya, dukungan sponsor dari sektor swasta dapat mendorong pengembangan event seni budaya, pariwisata, hingga sport tourism yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Agung usai menghadiri Kulon Progo Fair yang digelar di Alun-alun Wates, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi yang pertama digelar setelah revisi Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan untuk pertama kalinya menggandeng perusahaan rokok sebagai sponsor tunggal.

Agung mengatakan, kolaborasi dengan sponsor swasta dapat menjadi salah satu upaya memperluas ruang penyelenggaraan kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat maupun wisatawan. Selain itu, event berskala besar dinilai dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal.

“Dukungan sponsor dapat membuka peluang lebih banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari seni budaya, pariwisata hingga sport tourism. Kegiatan seperti ini juga berpotensi menggerakkan UMKM dan menarik wisatawan datang ke Kulon Progo,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman menjelaskan Kulon Progo Fair berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan beragam rangkaian kegiatan. Agenda yang diselenggarakan antara lain senam massal, riding wisata menuju kawasan Pegunungan Menoreh, pameran dan promosi 30 UMKM unggulan, hingga konser musik gratis yang dihadiri ribuan warga.

Menurut Sutarman, pemerintah daerah sengaja menggratiskan seluruh rangkaian kegiatan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik daerah bagi calon investor.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana promosi potensi wisata dan ekonomi daerah. Kami berharap semakin banyak investor yang tertarik melihat peluang pengembangan di Kulon Progo,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap penyelenggaraan event serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperkuat promosi destinasi wisata, serta mendorong pertumbuhan pendapatan daerah.

Selain itu, kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM lokal dinilai mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat melalui peningkatan transaksi usaha dan perluasan promosi produk unggulan daerah.

Kulon Progo Fair 2026 menjadi salah satu agenda promosi daerah yang menggabungkan unsur hiburan, olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan terbuka untuk umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *