Home / Nasional dan Internasional / Pejabat Tinggi AL AS Dicopot Pentagon di Tengah Krisis Iran

Pejabat Tinggi AL AS Dicopot Pentagon di Tengah Krisis Iran

Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan mendadak dicopot dari jabatannya oleh Pentagon di tengah ketegangan geopolitik dan konflik internal. (The Globe and Mail/DOK)

 

Jakarta,REDAKSI17.COM – Pentagon secara mengejutkan mengumumkan pada hari Rabu (22/4/2026) waktu setempat John Phelan, pejabat sipil tertinggi di Angkatan Laut Amerika Serikat, resmi menanggalkan jabatannya. Pengumuman ini memicu spekulasi luas di Washington karena terjadi secara tiba-tiba di tengah situasi geopolitik yang sedang memanas. Pihak Departemen Pertahanan mengonfirmasi bahwa posisi Phelan akan segera digantikan untuk menjaga stabilitas komando.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang diunggah ke media sosial, juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi kepergian tersebut dengan singkat. Parnell menyatakan bahwa Phelan kini telah “meninggalkan pemerintahan, efektif segera.” Sebagai langkah cepat untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Hung Cao yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Angkatan Laut, ditunjuk untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Angkatan Laut.

Meski pernyataan resmi menggunakan bahasa yang diplomatis, laporan dari berbagai sumber media utama menyebutkan adanya ketegangan di balik layar. Reuters, Kamis (23/4/2026),  mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa Phelan sebenarnya telah dipecat oleh Pentagon.

Sementara itu, The New York Times menyebutkan bahwa penggulingan Phelan merupakan puncak dari konflik selama berbulan-bulan antara dirinya dengan Menteri Pertahanan, Pete Hegseth.  Phelan juga dikabarkan berselisih paham dengan Deputi Hegseth, Stephen Feinberg.

Berdasarkan laporan CNN dan The New York Times, Feinberg secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap cara Phelan dalam menangani inisiatif pembuatan kapal perang (shipbuilding). Ketidakcocokan visi dalam modernisasi armada laut ini disinyalir menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kepergian Phelan dari jabatannya.

Kepergian yang mendadak ini terasa sangat janggal karena terjadi hanya sehari setelah Phelan berpidato di hadapan kerumunan besar pelaut dan profesional industri pada konferensi tahunan Angkatan Laut di Washington DC. Dalam acara tersebut, Phelan bahkan sempat berbicara dengan wartawan mengenai agenda masa depannya. Namun, hanya dalam hitungan jam, posisi kepemimpinannya justru dipangkas habis oleh atasan di Pentagon.

Langkah pemecatan ini menambah daftar panjang perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh Pete Hegseth. Beberapa minggu sebelumnya, Hegseth juga telah memecat perwira tinggi Angkatan Darat, Jenderal Randy George, serta beberapa jenderal dan laksamana lainnya sejak ia menjabat tahun lalu. Seperti kasus-kasus sebelumnya, pejabat Pentagon kali ini juga tidak memberikan alasan spesifik terkait mengapa Phelan harus meninggalkan posisinya.

Keluarnya Phelan terjadi pada saat yang sangat krusial bagi militer AS. Saat ini, Angkatan Laut Amerika Serikat sedang memberlakukan blokade ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan menargetkan kapal-kapal yang berafiliasi dengan Teheran di seluruh dunia. Operasi militer berskala besar ini dilakukan di tengah masa gencatan senjata yang sangat rapuh dalam konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran.

John Phelan sendiri merupakan sosok yang tidak memiliki latar belakang militer sebelum dicalonkan oleh Donald Trump pada akhir 2024. Ia dikenal sebagai donor besar kampanye Trump dan pendiri perusahaan investasi Rugger Management LLC. Kini, tongkat estafet kepemimpinan berada di tangan Hung Cao, seorang veteran Angkatan Laut selama 25 tahun yang pernah bertugas di zona tempur dan memiliki latar belakang pengungsi dari Vietnam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *