Home / Nasional dan Internasional / Pekerja Dapur MBG Akan Mendapatkan Jatah 1.000 Rumah Subsidi

Pekerja Dapur MBG Akan Mendapatkan Jatah 1.000 Rumah Subsidi

Jakarta,REDAKSI17.COM – 1.000 Rumah Subsidi Disiapkan untuk Pekerja Dapur MBG, Pemerintah Perluas Akses Hunian

Upaya pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja sektor produktif kembali diperkuat. Kali ini, giliran karyawan dapur program makan bergizi gratis (MBG) yang mendapat alokasi khusus rumah subsidi.

Sebanyak 1.000 unit rumah disiapkan bagi pekerja satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Program ini merupakan bagian dari pengembangan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang menyasar profesi strategis di Indonesia.

Rektor Universitas Pertahanan, Jonni Mahroza, menyampaikan bahwa alokasi tersebut merupakan hasil pembahasan bersama pemerintah, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Ia juga mengungkapkan adanya tambahan kuota untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan bertugas di dapur MBG.

“Kami juga dapat alokasi untuk SPPI sebanyak 1.000 unit rumah, khusus untuk SPPI yang akan mengawaki SPPG di seluruh Indonesia,” ujarnya di Jakarta.

Menurutnya, penyaluran rumah subsidi nantinya akan dibagi dalam empat zonasi yang telah ditetapkan oleh BP Tapera sebagai pengelola pembiayaan.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa program ini tidak memberikan rumah secara cuma-cuma, melainkan melalui skema subsidi dengan pembiayaan ringan.

“Itu rumah subsidi ya, bukan rumah gratis. Jadi ada down payment (DP) 1%, sekitar Rp1,8 juta,” kata Maruarar.

Selain karyawan dapur MBG, program FLPP juga telah mencakup berbagai profesi lain seperti berikut pembagiannya :

– Tenaga kesehatan: 30.000 unit
– Guru: 20.000 unit
– Petani: 20.000 unit
– Nelayan: 20.000 unit
– Buruh formal: 20.000 unit
– Pekerja migran Indonesia: 20.000 unit
– Anggota Polri: 14.500 unit
– TNI AD: 5.760 unit
– Wartawan: 1.000 unit
– Driver ojek online: 2.000 unit
– Asisten rumah tangga: 1.000 unit

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap semakin banyak pekerja sektor produktif yang dapat memiliki hunian layak dengan skema cicilan yang lebih terjangkau.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *