Beranda / Daerah / Pentingnya Metode Kekinian Dalam Mewariskan Nilai Ketamansiswaan

Pentingnya Metode Kekinian Dalam Mewariskan Nilai Ketamansiswaan

 

Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Wakil Gubernur DIY menerima kunjungan segenap pengurus Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa (PKBTS) di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (25/06). Dalam pertemuan tersebut, Sri Paduka menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur serta ajaran ketamansiswaan, melalui pendekatan yang kekinian dan mengikuti perkembangan zaman.

“Saya punya usul, bagaimana bisa dirumuskan sebuah konsepsi terkait pengalihan pemahamaan menggunakan cara-cara kekinian yang dapat diterima generasi masa kini, salah satunya melalui pemanfaatan media digital. Perumusan metode atau pendekatan kekinian itu bisa membantu meneruskan pemahaman tentang Taman siswa, tapi dengan metodologi yang berbeda,” ujar Sri Paduka.

Menurut Sri Paduka, masih banyak generasi muda yang belum mengenal, bahkan mempertanyakan keberadaan Perguruan Taman Siswa di tengah masyarakat saat ini. Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi PKBTS untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga nilai-nilai dan ajaran Ki Hadjar Dewantara dapat dipahami serta diterima oleh generasi masa kini.

“Karena berubah itu keniscayaan, dan mereka yang enggan berubah pasti digilas jaman,” lengkap Sri Paduka.

Sri Paduka meyakini, masih banyak generasi muda yang menaruh perhatian terhadap ajaran-ajaran Ki Hadjar Dewantara, terutama karena kedekatan nilai tersebut dengan pengalaman pendidikan. PKBTS diharapkan dapat turut melibatkan generasi Z, yang dipandang lebih memahami mekanisme pengelolaan informasi dan media sosial yang lebih sesuai dengan perkembangan era digital.

Menyikapi pesan yang diberikan Sri Paduka, Ketua Umum Pengurus Pusat PKBTS, Ki Dr. drh. H.M. Munawaroh senada dengan arahan tersebut. Menurutnya, yang perlu dirubah hanyalah cara penyampaian yang memanfaatkan berbagai platform digital, tanpa mengubah isi dan esensi nilai yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara.

“Jadi harapannya bukan hal yang ditolak oleh generasi muda. Harus bisa menyesuaikan dengan generasi muda itu sekarang seperti apa sih,” jelasnya.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus melaporkan rencana pelaksanaan Kongres PKBTS ke-20 Tahun 2026 yang akan digelar pada 30 Juni hingga 2 Juli mendatang. Gelaran tersebut menyongsong tema “Bersatu dalam Gagasan, Bergerak untuk Perubahan”, searah dengan pesan yang diberikan Sri Paduka. 

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *