Yogyakarta,REDAKSI17.COM – PSIM Jogja menyematkan motif Batik Parang pada jersey Adidas musim 2026/27. Jersey tersebut diperkenalkan dalam Team and Jersey Launching di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8).
Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno mengatakan Batik Parang dipilih sebagai representasi identitas Yogyakarta dan kultur PSIM.
“Karena PSIM istimewa! Karena milik DIY, harus ada Batik Parang-nya,” kata Liana ke awak media, Sabtu (29/8).
Liana menyebut konsep motif berasal dari PSIM dan ia memperjuangkannya agar diterapkan Adidas. Motif tersebut ditempatkan dekat tiga garis khas Adidas di bagian bahu.
“Stripe Adidas-nya itu identik banget dengan Adidas, dan Batik Parang-nya itu identik banget dengan PSIM,” ujarnya.
Sementara itu Gelandang PSIM Ze Valente menilai kualitas apparel baru tersebut berbeda dan berharap Adidas membawa keberuntungan bagi tim.
“Ini Adidas, jadi saya pikir para pemain juga menikmati brand ini. Semuanya bagus, dan saya berharap Adidas juga membawa keberuntungan bagi kami musim ini,” kata Ze.
Jersey PSIM dibanderol sekitar Rp700.000–Rp800.000 dan dapat dipesan melalui mekanisme pre-order. Kerja sama PSIM dengan Adidas saat ini berlangsung untuk satu musim.





