YOGYAKARTA, REDAKSI17.COM– Jelang menghadapi musim kompetisi 2026/2027, PSIM Yogyakarta menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (27/8/2026).
Presiden Direktur PSIM Yogyakarta Yuliana Tasno datang bersama pelatih Jean-Paul van Gastel untuk meminta doa restu sekaligus mendapat wejangan dari Sri Sultan.
Pertemuan tersebut menjadi semacam ritual sebelum memulai musim baru bagi Laskar Mataram. Yuliana mengaku mendapat banyak masukan dari Sri Sultan, mulai dari teknis, manajerial, kepemimpinan hingga kedisiplinan pemain.
Salah satu pesan yang ditekankan Sultan adalah kedisiplinan pemain, termasuk menjaga pola konsumsi makanan. Selain itu, PSIM juga didorong mencari sumber investasi dan pendapatan tambahan agar klub tidak hanya bergantung pada pengusaha.
“Beliau juga banyak menyampaikan, tidak hanya dari sisi teknik, tapi juga manajerial dan kepemimpinan saya,” ujar Yuliana.
Yuliana mengaku bersyukur PSIM berada di Yogyakarta yang memiliki pemimpin yang mencintai olahraga, khususnya sepak bola.
Dalam kesempatan itu, PSIM juga memberikan album foto perjalanan klub musim 2024/2025 dan 2025/2026, termasuk saat pertama kali tampil di Liga 1.
PSIM turut menyerahkan jersey musim 2025/2026 kepada Sri Sultan. Menariknya, di bagian belakang jersey tersebut tertulis “HB X” dengan nomor 10.
Doa restu sudah dikantongi, perjuangan Laskar Mataram di musim baru segera dimulai!





