Beranda / Politik / Respons Demokrat Soal Jokowi Dorong Prabowo-Gibran 2 Periode

Respons Demokrat Soal Jokowi Dorong Prabowo-Gibran 2 Periode

Respons Demokrat Soal Jokowi Dorong Prabowo-Gibran 2 Periode: Kami Belum...Kredit Foto: Jakarta,REDAKSI17.COMWacana dukungan dua periode untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang disebut berasal dari arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai memantik respons dari sejumlah partai politik. Di tengah menghangatnya pembicaraan soal Pilpres 2029, Partai Demokrat memilih mengambil sikap hati-hati.

Alih-alih ikut membahas kontestasi politik yang baru berlangsung beberapa tahun mendatang, Demokrat menegaskan saat ini fokus utama mereka masih tertuju pada keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran dan agenda pembangunan nasional yang tengah berjalan.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan partainya belum membuka pembahasan terkait Pilpres 2029. Menurutnya, pembicaraan mengenai pemilihan presiden mendatang masih terlalu dini, terlebih regulasi pemilu sendiri belum dibahas.

“Kami belum membahas (Pilpres 2029), apalagi Undang-Undang Pemilu juga belum dibahas,” kata Herman kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Ia menilai pernyataan Jokowi merupakan hak pribadi sebagai tokoh politik. Namun, Demokrat belum memiliki agenda untuk membicarakan peta persaingan pemilu mendatang.

“Saya kira itu hak Pak Jokowi untuk menyampaikan hal itu, yang pasti kami belum membahas pilpres, dan fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo,” lanjut dia.

Herman menjelaskan bahwa perhatian Demokrat saat ini masih tertuju pada upaya menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk agenda besar Asta Cita yang menjadi fondasi pemerintahan Prabowo.

“Kami masih fokus menyukseskan program utama dan Asta Cita Presiden Prabowo, agar berhasil dan dapat dirasakan keberhasilannya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dia, kondisi global yang penuh ketidakpastian saat ini juga menuntut seluruh elemen bangsa untuk memberi perhatian lebih terhadap pembangunan ekonomi nasional dibanding sibuk berbicara soal kontestasi politik berikutnya.

“Dengan kondisi ketidakpastian dan dinamika dunia saat ini, sangat perlu memberi perhatian khusus pada pembangunan ekonomi nasional, agar tumbuh dan memberi manfaat kepada rakyat,” papar Herman.

Selain itu, Demokrat juga masih disibukkan dengan agenda konsolidasi internal di berbagai daerah. Karena itu, pembahasan mengenai Pilpres 2029 belum masuk dalam prioritas partai.

“Kami juga masih melakukan konsolidasi internal, musyawarah daerah dan musyawarah cabang Partai Demokrat di seluruh indonesia, jadi belum membicarakan terkait Pilpres ke depan,” sambungnya.

Pernyataan Herman muncul setelah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengungkap pesan yang disebut disampaikan langsung oleh Jokowi kepada kader PSI.

Menurut Bestari, Jokowi meminta PSI beserta para simpatisannya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Bahkan, dukungan tersebut disebut diarahkan hingga dua periode pemerintahan.

“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,” kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *