Beranda / Sain dan Teknologi / Sekilas Australia

Sekilas Australia

Sekilas, Australia tampak seperti daratan yang diam dan tidak berubah. Namun kenyataannya, benua sekaligus negara ini terus bergerak sekitar 7 sentimeter setiap tahun ke arah timur laut. Pergerakan ini bukan disebabkan oleh angin, gelombang laut, atau perubahan iklim, melainkan karena Australia berada di atas Lempeng Indo-Australia yang terus bergerak akibat dinamika di dalam mantel Bumi.
Menurut para ahli geologi, Australia merupakan salah satu massa daratan yang bergerak paling cepat di dunia. Kecepatannya sekitar 7 cm per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan banyak lempeng tektonik lainnya. Dalam jangka waktu puluhan hingga ratusan tahun, pergeseran ini bisa mencapai beberapa meter.
Pergerakan tersebut memang tidak dapat dirasakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dampaknya sangat nyata pada sistem navigasi modern. Pada tahun 2017, pemerintah Australia bahkan harus memperbarui seluruh koordinat resmi dalam Geocentric Datum of Australia (GDA2020) dengan menggeser referensi sekitar 1,8 meter agar kembali selaras dengan data satelit GPS. Tanpa pembaruan ini, posisi kendaraan, pesawat, alat survei, hingga teknologi pertanian presisi dapat mengalami kesalahan lokasi yang cukup signifikan.
Fenomena ini juga menjadi bukti bahwa permukaan Bumi tidak pernah benar-benar diam. Lempeng tektonik terus bergerak, saling bertabrakan, menjauh, maupun bergeser satu sama lain. Proses yang berlangsung selama jutaan tahun inilah yang membentuk pegunungan, memicu gempa bumi, aktivitas gunung api, hingga mengubah posisi benua secara perlahan.
Jadi, meskipun kita tidak menyadarinya, Australia saat ini sebenarnya berada sedikit lebih dekat ke Asia dibandingkan beberapa dekade yang lalu. Pergeserannya memang hanya beberapa sentimeter setiap tahun, tetapi dalam skala geologi, perubahan tersebut sangat berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *