
Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Enam bulan proses seleksi dan pembekalan berujung pada satu momen membanggakan. Sebanyak 38 anggota Pramuka Penggalang terbaik hasil saringan ketat sejak Februari 2026 resmi dilepas untuk mewakili Kabupaten Kulon Progo pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., MM., dalam upacara yang digelar di Ruang Sermo Kompleks Sekretariat DaerahKabupaten Kulon Progo, Senin (10/8/2026)
Ke-38 anggota kontingen tersebut merupakan perwakilan terpilih dari 30 gugus depan atau sekolah tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Kulon Progo, terdiri dari 16 Pramuka Penggalang Putra, 16 Pramuka Penggalang Putri, 2 orang pimpinan kontingen, dan 4 orang pembina pendamping.

Dalam laporannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kulon Progo, Arif Prastowo, S.Sos., M.Si., membeberkan lebih rinci tahapan seleksi yang dilalui para peserta sebelum akhirnya terpilih mengenakan seragam kontingen.
“Seleksi peserta sudah kami lakukan sejak Februari 2026, dilanjutkan dengan pembekalan baik di tingkat cabang maupun daerah, sebelum akhirnya dikukuhkan menjadi bagian dari Kontingen Kwartir Daerah DIY,” katanya.
Arif menambahkan, para peserta akan berangkat menuju Jakarta menggunakan bus dari Gubug Pramuka Kulon Progo.Mereka akan bertolak menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, untuk mengikuti Jamnas XII Tahun 2026 yang , mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” pada 13 sampai dengan 21 Agustus 2026
Sementara itu Bupati Agung Setyawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kulon Progo yang telah mempersiapkan kontingen dengan sungguh-sungguh sehingga siap mengikuti Jamnas XII Tahun 2026. “Keikutsertaan adik-adik pada Jambore Nasional merupakan sebuah prestasi yang patut disyukuri sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Ia menambahkan bahwa tidak semua anggota Pramuka memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan berskala nasional seperti ini, sehingga para peserta yang terpilih perlu menjawab kepercayaan tersebut dengan semangat belajar, disiplin, dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Kulon Progo selama mengikuti rangkaian kegiatan. “Jagalah nama baik daerah kita melalui sikap yang santun, disiplin dalam mengikuti setiap kegiatan, taat terhadap seluruh ketentuan panitia, menghormati sesama peserta, serta membangun persahabatan dengan kontingen dari seluruh Indonesia,” pesannya.
Menurutnya, keaktifan dalam Gerakan Pramuka membentuk karakter generasi muda yang aktif, kreatif, disiplin, dan memiliki daya juang tinggi menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan karena keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh integritas, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memberikan perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda, karena pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan orang tua yang telah mendukung persiapan para peserta.
Bupati Agung Setyawan juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh anggota kontingen. “Selamat berpartisipasi pada Jambore Nasional. Jaga nama baik Kulon Progo, ikuti semua rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, taati seluruh peraturan yang berlaku, dan jangan pernah minder untuk tampil serta bergaul dengan kontingen dari daerah lain. Tetaplah semangat,” pesannya.
Selama mengikuti Jamnas XII, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya Upacara Pembukaan, Peringatan Hari Pramuka ke-65, Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-81, dinamika kelompok, permainan besar penggalang, forum penggalang, eksebisi Satuan Karya, kegiatan teknologi industri, scouting skills, adventure challenges, Kampung Digital Pramuka, kegiatan wisata, olahraga, hingga Upacara Penutupan.




