Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar serangkaian lomba bernuansa nasionalisme. Salah satu agenda utamanya adalah Lomba Paduan Suara Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya 3 Stanza” yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Gunungkidul, Rabu (12/8/2026).

Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 18 Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul. Masing-masing Kapanewon sebelumnya telah melakukan seleksi dan perekrutan dari tingkat Kalurahan untuk membentuk tim paduan suara.
Jajaran pejabat daerah turut mendampingi jalannya acara, mulai dari Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, hingga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Staf Ahli Bupati Gunungkidul Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Supriyanto, menegaskan bahwa perlombaan ini digelar bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang memperkuat nilai-nilai kebangsaan, khususnya pemahaman atas lagu kebangsaan 3 stanza yang telah disosialisasikan melalui Surat Edaran (SE) Bupati.
“Tujuan jelas kita ingin memupuk rasa nasionalisme lewat lagu-lagu perjuangan, salah satunya lagu Indonesia Raya 3 Stanza yang sudah dibuatkan SE. Harapannya, masyarakat hingga perangkat desa paham terkait semangat nasionalisme, karena di situ tersirat doa-doa di setiap baitnya,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, momentum HUT ke-81 RI ini diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa untuk bersama-sama membangun Kabupaten Gunungkidul.
Hadir langsung memantau jalannya kompetisi, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengapresiasi antusiasme para peserta. Selain lomba paduan suara, rangkaian acara ini juga dimeriahkan dengan lomba melukis dan mewarnai wajah tokoh Proklamator Bangsa, Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta.
Menurut Bupati, kegiatan seni ini membawa misi khusus untuk menanamkan “api perjuangan” ke dalam sanubari generasi muda sejak dini, sehingga mereka memiliki teladan dan mimpi besar untuk menjadi pemimpin masa depan.
Antusiasme tinggi dirasakan langsung oleh para peserta di lapangan. Maria Eka, peserta perwakilan dari Kapanewon Tepus, mengaku berkesan dapat berpartisipasi dalam ajang ini.
“Kesannya mengikuti lomba padus ini sangat senang karena mendapat kesempatan baru dan bisa saling mengenal satu sama lain. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi,” kata Maria.
Senada dengan Maria, Koni, peserta asal Kapanewon Panggang, menilai ajang ini menjadi langkah nyata Pemkab Gunungkidul dalam membumikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza.
“Ini sebagai bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang mewajibkan pengumandangan Indonesia Raya 3 Stanza. Langkah ini ditindaklanjuti secara nyata lewat lomba paduan suara yang melibatkan seluruh Kapanewon,” tuturnya.
Setelah melalui proses penilaian juri yang ketat, Kapanewon Paliyan berhasil keluar sebagai pemenang utama dalam Lomba Paduan Suara Antar-Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul tahun ini.
Berikut daftar lengkap hasil kejuaraan Lomba Paduan Suara Kapanewon Gunungkidul 2026:
Juara 1: Kapanewon Paliyan (Nomor Undian 8) dengan raihan nilai 292
Juara 2: Kapanewon Karangmojo (Nomor Undian 14) dengan raihan nilai 249
Juara 3: Kapanewon Purwosari (Nomor Undian 15) dengan raihan nilai 239
Juara Harapan 1: Kapanewon Tepus (Nomor Undian 3) dengan raihan nilai 234
Juara Harapan 2: Kapanewon Wonosari (Nomor Undian 9) dengan raihan nilai 228
Hadiah lomba akan diserahkan puncak acara HUT RI Kabupaten Gunungkidul pada malam resepsi yang dijadwalkan pada tanggal 29 mendatang. Acara tersebut akan dimeriahkan dengan gelaran pertunjukan wayang yang didukung oleh IKG. Selain sebagai ajang hiburan rakyat, malam resepsi tersebut juga menjadi momen diumumkannya para jawara lomba paduan suara dan lomba melukis yang telah berkompetisi dengan penuh semangat.


